» » » » Raskin Untuk Pengentasan Kemiskinan "Mandek", DPRD Harus Bertindak


BENGKULU, SemarakNews.co.id - Di 2016 ini, jumlah Rumah tangga miskin (RTS) dan Kuota Beras dari 2015 lalu Untuk masyarakat miskin atau yang lebih dikenal dengan Raskin di kabupaten Rejang Lebong (RL) tidak berkurang. Hal ini mengindikasikan, bahwa program Pemerintah Daerah (Pemda) RL terkait masalah pengentasan kemiskinan bisa dinilai Mandek.

"RTS kita dari tahun lalu masih sama di 2016 ini, yakni sebanyak 19.514 jiwa. Sehingga kuota Raskin kita juga masih sama dengan tahun lalu," ujar Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemda RL melalui Kasi Industri Perdagangan dan Pasar (IPP), Johar Yanto.

Dari data yang disebutkan oleh Kasi IPP tersebut, tidak adanya perubahan jumlah RTS di RL. Mandeknya program pengentasan kemiskinan ini disebabkan oleh faktor kelalaian dari pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dan Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) RL. Seperti, adanya kemungkinan belum terbarukannya data RTS yang berhak menerima. Penerima raskin yang tidak tepat sasaran, dan lain sebagainya.

"Harga jual Raskin masih di harga Rp. 1.600 per kilogramnya dan setiap RTS akan mendapatkan jatah 15 Kilogram," kata Johar.


Pantauan SemarakNews.co.id, Kamis (04/02/2016), sekitar pukul 10.15 WIB di kantor DPRD RL, belum ada satupun anggota DPRD yang bisa dikonfirmasi karena belum hadir di komisi masing-masing anggota.[**]

Tentang RealitaBengkulu.co.id

RealitaBengkulu.co.id merupakan salah satu portal Media Massa Berbasis Siber (Online) yang siap menyajikan Berita yang Aktual, Akurat dan Mampu Dipertanggungjawabkan dengan harapan berita yang disajikan RealitaBengkulu.co.id bisa menjadi referensi dan pelengkap informasi Anda
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply