» » » » Ini Alasan Masyarakat Tidak Gunakan KIS Di RSUD Curup


BENGKULU, SemarakNews.co.id - Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah dibagikan Desember 2015 lalu ternyata sudah banyak digunakan oleh masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Nyatanya, di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Curup, setiap harinya pengguna KIS mencapai belasan pasien, baik pasien umum kategori usia dibawah 45 tahun dan pasien lanjut usia (Lansia).

Ujang Harun (76), warga Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup, saat berobat ke Puskesmas Curup menggunakan KIS, Jumat (15/04/2016). Namun, Ujang juga membawa kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Ia mengatakan khawatir, kalau-kalau KIS yang ia bawa belum bisa digunakan untuk berobat. Hal ini bukan tanpa alasan, sebelum ke Puskesmas Curup Ujang mengaku baru saja berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup menggunakan KIS, namun pihak administrasi RSUD Curup tidak meminta KIS, malah meminta kartu Jamkesda.

"Saya ini kena penyakit struk ringan, berhubung tensi darah saya tinggi, makanya saya langsung ke RSUD Curup untuk ambil obat. Kebetulan di RSUD Curup, obatnya lagi habis. Oleh pihak RSUD Curup dirujuk kembali ke Puskesmas Curup untuk ambil obatnya," jelas Ujang kepada Jurnalis SemarakNews.co.id.

Lain di RSUD Curup,lain juga di Puskesmas Curup, ternyata di Puskesmas Curup malah menggunakan KIS. Jika ada yang membawa 2 kartu, yakni kartu Jamkesda dan KIS, maka kartu Jamkesda akan ditarik oleh pihak Puskesmas Curup.

Salah seorang Tim Pengendali BPJS dan KIS yang juga menjabat sebagai bendahara di Puskesmas Curup, Tri Novitasari menjelaskan bahwa KIS adalah tampilan baru dari Jamkesda. Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu binggung dan khawatir menggunakan KIS, karena nomor registrasi KIS itu sama dengan nomor registrasi kartu Jamkesda. Jadi, jika kartu Jamkesda masih berlaku, berarti KIS juga berlaku.

"Tidak ada bedanya, teknis penggunaan KIS dengan kartu sejenis Jamkesda, Jamkesmas, BPJS, dan Askes. Semua itu dikelola oleh satu Badan, yakni BPJS. Begitu pula KIS, sama saja dengan BPJS teknis pemakaiannya," jelas Tri.

Hasil pantauan SemarakNews.co.id di Puskesmas Curup, tercatat lebih dari 10 pasien menggunakan KIS saat berobat pada Jumat (15/4/2016) menggunakan KIS dan ada 2 orang Lansia pengguna KIS yang sedang antri untuk berobat. Bahkan salah satu pasien siap dirujuk ke RSUD Curup, ini juga menggunakan KIS.

"Memang sangat wajar jika Direktur RSUD Curup yang mengaku tidak mengerti teknis penggunaan KIS dan tidak adanya satupun pasien yang tercatat menggunakan KIS. Hal ini dikarenakan, saat kita entry data pengguna KIS secara online dan manualpun, KIS ini tidak ada fasilitas pemisah kategorinya. Misal, ada pasien menggunakan kartu BPJS dan KIS, dan sama-sama dirujuk, maka dari kedua pasien tersebut, baik yang menggunakan BPJS atau KIS tidak bisa dibedakan di data tersebut. Hal inilah yang menyebabkan pihak RSUD Curup beranggapan bahwa tidak ada pasien yang menggunakan KIS, karena datanya bersatu dengan data BPJS dan tidak dapat kita bedakan," jelas Tri.

Senada dengan Pihak Puskesmas Curup, pengelola KIS, yakni Kepala Badan Penyelengara Jaminan Sosisal (BPJS), Ardiansyah melalui Kepala Unit (Kanit) Umum dan Keuangan yang juga panitia KIS, Zaipan Povianda menyatakan bahwa teknis penggunaan KIS sama dengan teknis penggunaan BPJS. Zaipan malah mengatakan bahwa sebelum KIS didistribusikan kepada masyarakat, pihak BPJS telah menyelengarakan sosialisasi KIS pada bulan Nopember 2015 lalu di salah satu rumah makan yang terletak di Kecamatan Curup Selatan. Acara sosialisasi itupun dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Andi Roslinsyah. Dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Zulkarnain beserta jajarannya. Dan yang terpenting juga, dihadiri oleh Lurah, Kades, dan warga perwakilan dari seluruh Kabupaten Rejang Lebong.


"KIS ini sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah. Termasuk pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) juga hadir saat itu. Selain sosialisasi akbar tersebut, kami juga memiliki petugas yang mengontrol penggunaan KIS dan BPJS, termasuk sosialisasi jika ada masyarakat yang belum paham terkait penggunaan layanan produk BPJS. Soal pernyataan Direktur RSUD Curup yang mengatakan tidak ada pasien yang menggunakan KIS dan Teknis penggunaan KIS, kami yakin hal tersebut hanyalah kurangnya koordinasi saja," jelas Zaipan.[**]

Tentang RealitaBengkulu.co.id

RealitaBengkulu.co.id merupakan salah satu portal Media Massa Berbasis Siber (Online) yang siap menyajikan Berita yang Aktual, Akurat dan Mampu Dipertanggungjawabkan dengan harapan berita yang disajikan RealitaBengkulu.co.id bisa menjadi referensi dan pelengkap informasi Anda
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply