» » » » Sudah Dirumahkan, Kok Masih Ada Staf RSUD Curup Yang "Ngantor". Ternyata Ini Sebabnya.....


BENGKULU, SemarakNews.co.id - Ternyata, setelah dirumahkannya 250 tenaga honorer di lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup, masih ada beberapa honorer yang "Ngantor". Hal ini ditemui langsung oleh Jurnalis SemarakNews.co.id pada pagi Kamis (21/04/2016), masih banyak honorer yang bekerja, walaupun statusnya telah dirumahkan pada Senin (18/04/2016) lalu.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Direktur RSUD Curup, Tanzilul Azhar membenarkan masih adanya beberapa mantan honorer yang bekerja. Hal ini dilakukan oleh pihak RSUD Curup dengan alasan masih adanya pekerjaan yang belum selesai pada Maret 2016 lalu terkait pelaporan dan juga data-data penting yang belum diketahui oleh staf Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup RSUD Curup sebagai penganti kerja dari honorer tersebut.

"Memang masih ada sejumlah honorer yang dipekerjakan oleh kepala bagian masing-masing, khususnya di bagian administrasi RSUD Curup, Promkes, dan lain-lain. Namun mereka statusnya bukan honorer lagi, dan mereka juga sifatnya menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai saja dan merupakan masih tanggungjawabnya saat masih bekerja dulu," jelas Tanzilul.

Tanzilul menambahkan, walaupun masih dipekerjakan, para honorer tersebut sudah tidak digaji lagi, karena hanya menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas di bulan Maret 2016 saja. Setelah pekerjaan tersebut selesai dan tidak ada lagi "tunggakan" kerja, maka honorer tersebut tidak akan dipekerjakan lagi.

"Kita tidak mungkin mempekerjakan orang tanpa ada gajinya, itu tidak manusiawi lah," katanya.

Selain itu, dari pantauan SemarakNews.co.id, mantan honorer RSUD Curup yang masih dipekerjakan ini tidak mengenakan pakaian dinas saat bekerja. Mereka memakai baju bebas pantas, dan beban pekerjaan mereka juga hanya sebatas pekerjaan yang belum tuntas saja.

Diwawancarai terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Kepegawaian RSUD Curup, Komarudin juga mengakui bahwa masih adanya beberapa honorer yang dipekerjakan. Namun ia menegaskan bahwa, untuk hal yang sifatnya tenaga teknis, seperti profesi keperawatan dan kebidanan dipastikan tidak ada yang dipekerjakan setelah dirumahkan. Apalagi salah satu syarat utamanya untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, baik perawat maupun bidan honorer harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


"Honorer yang masih dipekerjakan itu hanya dibagian administrasi saja. Kalau dibidang terkait teknis, saya pastikan tidak ada," tegas Komarudin.[**]

Tentang RealitaBengkulu.co.id

RealitaBengkulu.co.id merupakan salah satu portal Media Massa Berbasis Siber (Online) yang siap menyajikan Berita yang Aktual, Akurat dan Mampu Dipertanggungjawabkan dengan harapan berita yang disajikan RealitaBengkulu.co.id bisa menjadi referensi dan pelengkap informasi Anda
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply