» » » » Ini Cara Agar Puasa Ramadhan Lebih Khusuk


JAKARTA, SemarakNews.co.id – Bermaaf-maafan kepada keluarga, teman, jiran tetangga dan melakukan ziarah kubur sesaat sebelum memasuki bulan Ramadhan merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

Sebenarnya, tidak perlu menunggu memasuki bulan Ramadhan untuk bermaaf-maafan dan ziarah kubur. Ketika kita ingat bahwa kita melakukan kesalahan, lebih baik segera minta maaf maka hubungan silahturahmi antar manusia tetap harmonis. Manusia tidak mungkin luput dari kesalahan, baik itu secara sengaja atau tidak.

Bisa saja kita melakukan kesalahan seperti tidak sengaja melontarkan kata-kata yang menyinggung orang lain, mungkin saat bergurau, berbalas komentar di media sosial, ataupun berjanji yang saat ini belum ditepati.

Terkadang, sikap dan perbuatan kita juga dapat mengakibatkan kurang berkenan di hati orang lain yang sebenarnya tidak senggaja menyinggung dan menyakitinya.

Apalagi kita pernah berprasangka buruk terhadap keluarga, teman, dan tetangga kita yang pada kenyataannya tidak terbukti kebenarannya.

Tradisi bermaaf-maafan menjelang bulan Ramadhan yang  tergolong baru dilakukan kebanyakan masyarakat Indonesia ini, dianggap banyak kalangan merupakan salah satu momen yang sangat tepat untuk melakukan tradisi tersebut, terutama bermaafan kepada orang-orang terdekat kita.

Pastinya, yang paling utama adalah meminta maaf kepada kedua orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Kesempatan meminta maaf menjelang menunaikan ibadah Puasa pada bulan Ramadhan kepada kedua orang tua akan memberikan kesan ketulusan dan simbol saling ketulusan agar ibadah puasa menjadi khusuk. Jika orang tua telah wafat, melakukan ziarah kubur dan mendoakan merupakan wujud dari kasih sayang kepada orang tua yang telah wafat.

Kedua, bermaaf-maafan juga sebaiknya dilakukan oleh pasangan suami istri. Jangan pernah mengungkit masalah, menjelang melaksanakan ibadah puasa, selalu terbuka dan jujur dalam rumah tangga dibutuhkan kebesaran hati dan tidak memendam terlalu lama kesalahan yang pernah dilakukan pasangan, baik sengaja ataupun tidak sengaja.

Terakhir, pastinya bermaafan kepada jiran tetangga yang ada di sekitar rumah tempat tinggal kita. Pastinya, sebagai tetangga, kita pernah melakukan kesalahan. Bermaafan dengan sesama tetangga itu, sama pentingnya dengan bermaafan dengan keluarga.


Tradisi baru ini diharapkan bukan hanya sekedar basa-basi menjelang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Selain itu, akan sangat lebih baik dengan menyelesaikan semua urusan dan hutang atau janji-janji lainnya yang belum terselesaikan.[**]

Tentang RealitaBengkulu.co.id

RealitaBengkulu.co.id merupakan salah satu portal Media Massa Berbasis Siber (Online) yang siap menyajikan Berita yang Aktual, Akurat dan Mampu Dipertanggungjawabkan dengan harapan berita yang disajikan RealitaBengkulu.co.id bisa menjadi referensi dan pelengkap informasi Anda
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply