» » » » » » Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum. Dugaan Pencabulan Siswi SDN 17 Rejang Lebong Oleh Oknum Kepala Sekolah


BENGKULU - Dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu kembali tercoreng nama baiknya. Kasus asusila kembali terjadi di daerah Kabupaten Rejang Lebong kembali memakan korban yang merupakan anak di bawah umur. Korban diduga dicabuli oleh oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan berinisial SN. Atas dugaan perbuatan pelaku tersebut, kini pihak keluarga korban telah resmi menempuh jalur hukum demi mendapatkan rasa keadilan perbuatan yang telah dilakukan oknum Kepala Sekolah tersebut.

Ditemui wartawan, Selasa pagi (10/10), di kediaman rumah korban Kelurahan Air Putih Baru Kecamatan Curup Selatan, Siti Khotimah atau yang akrab disapa "Timoi" terlihat kurang sehat atas kasus yang dialami anak kesayangannya tersebut. Meski kurang sehat ia tetap memberikan 
keterangan terkait kasus yang dialami anaknya.
"Saya terus terang tidak bisa banyak bicara karena semua masalah yang menimpa anak kami ini sudah sepenuhnya saya serahkan kepada pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan pihak pendamping dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rejang Lebong," tutur Timoi dengan muka murung.

Sementara itu, Pengacara korban, Kristian, saat dihubungi via seluler, membenarkan permintaan keluarga korban untuk tetap membawa kasus ini melalui jalur hukum. Bahkan, sesuai dengan hasil laporan resmi pihak keluarga korban di Kepolisian beberapa waktu lalu sudah memberikan langkah cepat penyidik yang telah menetapkan pelaku terduga pencabulan oknum Kepala SDN 17 sebagai tersangka.
"Kini kami belum tahu perkembangan hasil penyidikan dari Kepolisian. Karena kami dan pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada penyidik. Tentu kami yakin mereka bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oknum Kepala Sekolah SDN 17 berinisial SN," tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong, Tarsisius Samuji, ditemui diruang kerjanya, membenarkan adanya peristiwa dugaan kasus pencabulan yang diduga dilakukan oknum Kepala SDN 17 Desa Teladan berinisial SN. Bahkan, setelah mendapatkan kabar tersebut dalam beberapa jam dia langsung membentuk tim kecil untuk menelusuri kebenaran kabar memalukan tersebut. Namun beberapa waktu berselang ternyata pihak keluarga korban langsung membawa kasus itu ke jalur hukum.
"Setelah mendapatkan kabar bahwa kasus itu ditempuh jalur hukum saat itu pula saya perintahkan penghentian proses terhadap oknum yang dimaksud tersebut. Karena saya tidak ingin terjadi tumpang tindih dalam proses di lapangan sambil menunggu perkembangan penyidikan kasus tersebut," terangnya. 
Sejauh ini, menurut dia, belum ada surat resmi penetapan tersangka terhadap oknum Kepala Sekolah yang dipolisikan pihak keluarga korban. Bila surat pemberitahuan itu ada dari Kepolisian maka tentu Disdikpora Rejang Lebong akan mengambil langkah sesuai dengan UU ASN yang berlaku. Sejauh ini pihaknya belum bisa menuding kasus itu benar atau tidak karena masih dalam proses hukum.


Menariknya, saat dilakukan konfirmasi langsung di Sekolah tempat tugas oknum pelaku yang diduga melakukan pencabulan terhadap siswinya sendiri berinisial Tr  Kelas III. Seluruh guru dan staf tenaga pengajar di Sekolah tersebut terkesan bungkam saat dikonfirmasi terkait keterlibatan atau soal kasus yang terjadi dengan pimpinannya. Ironisnya, para guru mengaku bahwa Kepala Sekolahnya sudah 1 minggu tidak masuk dengan alasan yang tidak bisa dijelaskan mereka. Bahkan Wakil Kepala Sekolah saat ditanya pun para guru mengaku sedang keluar. Meski tidak banyak informasi yang bisa digali namun dengan sikap tidak terbukanya para guru SDN 17 Desa Teladan ini mengindikasikan adanya kasus pencabulan yang diduga dialami siswinya.[ydh]

Tentang RealitaBengkulu.co.id

RealitaBengkulu.co.id merupakan salah satu portal Media Massa Berbasis Siber (Online) yang siap menyajikan Berita yang Aktual, Akurat dan Mampu Dipertanggungjawabkan dengan harapan berita yang disajikan RealitaBengkulu.co.id bisa menjadi referensi dan pelengkap informasi Anda
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply