Investasi

Ini Cara Bursa Efek Indonesia Mengaet Calon Investor

Pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Propinsi Bengkulu, Bayu Saputra
REALITABENGKULU.CO.ID – Bengkulu. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Propinsi Bengkulu, telah tercatat sebanyak 3163 masyarakat Bengkulu yang bergabung menjadi investor di Bursa Efek per Desember 2018. Jumlah ini hampir tumbuh dua kali lipat dibanding tahun 2017 sekitar 1900 investor. Hal ini tidak terlepas dari kinerja pihak BEI Bengkulu untuk terus mengaet banyak calon investor di Propinsi Bengkulu agar berinvestasi secara legal di Indonesia dan tidak terjebak oleh Investasi Bodong yang tidak jelas izin dan usahanya.

Dijelaskan oleh Pimpinan BEI Perwakilan Propinsi Bengkulu Bayu Saputra kepada Jurnalis RealitaBengkulu.co.id, pihak BEI terus melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi masyarakat untuk menjadi investor yang legal dan sah secara hukum di Indonesia. Mulai dari tahapan pengenalan secara umum dan sederhana, kemudian jika masyarakat memiliki ketertarikan untuk berinvestasi, maka akan digelar Sekolah Pasar Modal (SPM) oleh pihak BEI. Setelah dilakukan SPM tersebut, bagi masyarakat yang telah sah bergabung menjadi investor, selanjutnya pihak BEI akan menggelar Kelas Investor Pasar Modal yang akan membahas lebih detail dan teknis cara pemilihan saham yang baik dan bagus untuk diinvestasikan.

“Bagi masyarakat yang telah sah mendaftar menjadi investor, kita akan mengadakan kelas investor yang tentunya akan mendatangkan pihak analis berpengalaman untuk berbagi pengalaman, pengetahuan dan analisa makro ekonomi terkait pemilihan saham yang bagus,” pungkas Bayu.

Diwawancarai terkait keaktifan dari jumlah investor yang mencapai 3163 tersebut bertransaksi saham di Bursa Efek, Bayu mengakui masih rendah secara persentasenya, yakni sekitar 25 persen saja masyarakat Propinsi Bengkulu yang aktif bertransaksi jual-beli saham di Bursa Efek hingga Desember 2018. Namun, Bayu mengatakan, secara nasional, angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan persentase secara Nasional yang hanya 15-17 persen saja.

“Kita terus melakukan berbagai upaya untuk mengajak para investor Bengkulu yang telah resmi terdaftar untuk aktif bertransaksi di Bursa Efek, seperti melaksanakan Investifal yang baru-baru ini kita laksanakan di Bencoolen Mall. Kemudian kita aktifkan juga forum-forum investor Bengkulu dan Gathering investor dengan harapan keaktifan masyarakat yang telah terdaftar di BEI segera aktif bertransaksi saham,” demikian Bayu.


Jurnalis: Selamet Sugiharto
Editor: Selamet Sugiharto

About RealitaBengkulu.co.id

0 Comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.