Olahraga

Miris, Dapat Hadiah Liburan Ke Bandung, Ratusan Atlet Rejang Lebong Malah Terlantar Di Bandara

Ratusan Atlet Rejang Lebong Telantar di Bandara Fatmawati Soekarno Propinsi Bengkulu
REALITABENGKULU.CO.ID – Rejang Lebong. Ratusan Atlet dan Official Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu telah 2 hari terlantar di Bandara Fatmawati Soekarno tanpa kejelasan berangkat. Sebelumnya, dikabarkan oleh salah seorang atlet melalui pesan Whatsapp kepada awak media, ratusan atlet yang terlantar tersebut dijanjikan berangkat ke Kota Bandung untuk Darma Wisata sebagai bonus karena telah berprestasi pada perhelatan Pekan Olahraga Propinsi (Porprop) 2018 beberapa waktu yang lalu.

Setiba di Bandara, kabar cukup mengejutkan dari pihak maskapai bahwa tak satupun nama mereka yang tercantum dalam jadwal penerbangan dari Bengkulu menuju Jakarta. Dijadwalkan semula, ratusan atlet dan official Dispora Rejang Lebong akan diberangkatkan ke Jakarta pukul 10.45 WIB menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Namun, setibanya mereka di Bandara, tidak ada satu pun nama mereka dalam penerbangan tersebut. Kemudian mereka mendapat informasi lanjutan dari pihak Dispora Rejang Lebong bahwa keberangkatan ditunda hingga pukul 14.10 dengan maskapai Lion Air. Mirisnya, hal serupa malah terjadi lagi, tak ada satu pun nama mereka yang terdaftar di maskapai tersebut. Kemudian mereka dijanjikan kembali akan diberangkatkan dengan pesawat Garuda pada pukul 16.00 WIB, namun hingga malam, mereka belum juga diterbangkan ke Jakarta.

Dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Dispora Rejang Lebong, Noprianto membenarkan kejadian tersebut. Noprianto mengatakan, pemberangkatan 112 atlet dan official Dispora telah diserahkan oleh pihak ketiga dengan total anggaran mencapai Rp 600 juta. Namun, Noprianto mengungkapkan, pihak Dispora baru membayarkan uang muka saja.

“Benar memang kita baru membayarkan uang muka saja. Tapi, sesuai dengan kesepakatan dengan pihak ketiga tersebut, mereka menyanggupi untuk memberangkatkan para atlet dan official Dispora Rejang Lebong,” jelas Noprianto.

Hasil konfirmasi pihak Dispora Rejang Lebong dengan pihak ketiga tersebut pun kurang memuaskan, pasalnya hanya 51 atlet yang dapat diterbangkan pada Jumat (21/12/2018). Sedangkan sisanya ditawarkan untuk menggunakan jalur darat.

Mengetahui hal tersebut, pihak atlet dan official yang belum diterbangkan pun akhirnya memutuskan untuk pulang ke Rejang Lebong dan lebih memilih tidak berangkat ke Bandung.

“Bagi yang tidak jadi berangkat, nanti kita berikan bonus penganti,” demikian Noprianto. 


Jurnalis : Selamet Sugiharto
Editor : Selamet Sugiharto

About RealitaBengkulu.co.id

0 Comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.