SMP

KIA Sebagai Syarat Masuk Sekolah

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Hanapi.
REALITABENGKULU.CO.ID - Rejang Lebong. Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai salah satu syarat masuk sekolah ternyata belum bisa diwujudkan di Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu pada 2019. 

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tarsisius Samuji S.Pd menerangkan, KIA memang merupakan salah satu syarat masuk sekolah, tetapi hingga saat ini hal itu belum dapat diaplikasikan di Kabupaten Rejang Lebong. Walaupun anak belum memiliki KIA, pihak Disdikbud Rejang Lebong dan sekolah tidak boleh melarang anak yang ingin masuk sekolah, walau tidak memiliki KIA.

Senada, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP Hanapi S.Pd,MM menjelaskan, untuk saat ini KIA sebagai salah satu syarat masuk sekolah belum bisa terlaksana, dikarenakan pihak dari Dinas Pendidikan sendiri masih menunggu keputusan surat dari Kementrian tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Untuk sementara ini, penggunaan KIA masih dalam tahap uji coba, untuk di Kecamatan mungkin belum bisa terealisasikan,” ungkap Hanapi.

Hanapi mengakui untuk menjalankan KIA sebagai salah satu syarat masuk sekolah masih belum bisa diterapkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya masih banyak siswa siswi di Kabupaten Rejang Lebong yang belum mempunyai KIA sehingga pihak Disdikbud Rejang Lebong dan Sekolah mengambil kebijakan tersebut.

“Kalau memang harus diterapkan KIA sebagai syarat masuk sekolah, kita akan terapkan, itupun secara bertahap dan masih bisa kita beri toleransi,” ujar Hanapi.

Penulis: Fadkhul Berry (Mahasiswa Jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah IAIN Curup)
Editor: Selamet Sugiharto

About RealitaBengkulu.co.id

0 Comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.