Sejarah Berdirinya FUAD TV IAIN Curup

Crew FUAD TV IAIN Curup/Foto: Dora Maryanti
REALITABENGKULU.CO.ID – Rejang Lebong. FUAD TV merupakan media televisi kampus yang didirikan pada 2 Desember 2017, dengan kesepakatan Dosen dan mahasiswa lahirlah sebuah media yang diberi nama FUAD TV, nama FUAD TV itu sendiri diambil dari nama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, nama tersebut sebagai ciri chas dari jurusan FUAD itu sendiri.

Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah memiliki 4 program studi salah satunya prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). FUAD TV sendiri didirikan atas dasar kemampuan ilmu yang dipelajari dari mahasiwa prodi KPI sehingga dapat disalurkan melalui praktek lapangan.

Hariya Toni, S.Sos.I.,MA saat itu menjadi ketua Jurusan Dakwah sebelum jurusan menjadi fakultas, karena pada 2017 IAIN Curup masih berstatus STAIN, Hariya Toni juga sebagai motivator bagi mahasiswa KPI, ia juga yang berperan aktif dalam mendirikan FUAD TV, dengan dorongan yang kuat dan didukung oleh pihak kampus akhirnya FUAD TV berdiri dan pada saat itulah mahasiswa KPI mulai mengembangkan ilmunya dibidang jurnalis, presenter, kamera, dan media lainnya di bidang media massa.

Salah satu tujuan utama didirikannya FUAD TV IAIN Curup yakni sebagai media yang akan menyebarluaskan informasi seputar kampus kepada masyarakat.

“Masyarakat dapat mengetahui keberadaan kampus, tak hanya itu FUAD TV sebagai wahana pembelajaran bagi mahasiswa KPI supaya mereka mampu menguasai di bidang jurnalis, Kamera, presenter dan media massa lainnya, dengan adanya FUAD TV mahasiswa KPI bisa menyalurkan ilmunya dengan praktek langsung di Studio FUAD TV,” jelas Hariya Toni.

Crew FUAD TV, Feri Fadli berharap pada 2019 ini FUAD TV semakin maju dalam produksinya dan dalam segi hal yang menyangkut Media.

“Harapan saya pada Crew supaya lebih disiplin lagi supaya tidak membuang waktu dengan percuma, dan tetap semangat untuk semua Crew, tingkatkan lagi kualitas kita, tunjukan kemampuan kita, bahwasanya prodi KPI mampu bersaing dengan prodi lain, dan semoga pemikiran masyarakat berubah bahwasanya prodi KPI tidak hanya dimimbar saja, karena sesungguhnya prodi KPI itu prodi yang melahirkan mahasiswa yang intelaktual jadi mampu bersaing dengan kampus lain,” harap Feri Fadli.

Penulis: Dora Maryanti (Mahasiswa Jurusan Komunikasi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Curup)
Editor: Selamet Sugiharto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.