Anggaran Kurang Transparan, 17 Wartawan Media Online Sambangi Dinas PMD Kaur


Realita Bengkulu – KAUR. Sebanyak 17 wartawan Media Online yang ada di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu mendatanggi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kaur pada Senin (25/2). Tujuan 17 Wartawan Media Online adalah menuntut keadilan dari Dinas (PMD) Kaur terkait anggaran publikasi yang kurang transparan.

Merasa tidak transparannya pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kaur terhadap Media Online khususnya Dana Publikasi yang dianggarkan melalui ADD maupun DD sejak 2018, 17 wartawan di Kaur menduga anggaran tersebut “dimakan” oleh oknum yang tidak bertanggungjawab sehingga menjadi pertanyaan besar bagi awak media online yang setiap hari bertugas di Kabupaten Kaur.

Adanya kebijakan alokasi anggaran Publikasi yang ditetapkan oleh Dinas PMD Kaur di setiap desa yang bersumber dari ADD maupun DD menuai masalah di kalangan wartawan media online yang merasa tidak adil saat pelaksanaannya.

“Kita ketahui bersama, anggaran publikasi di desa itu dianggarkan setiap media yang ada di Kabupaten Kaur. Namun, alokasi untuk media online sangat timpang. Makanya hari ini kami 17 wartawan media online yang setiap harinya meliput dan bertugas di Kaur ini menuntut keadilan anggaran tersebut kepada Dinas PMD Kaur,” ujar Sulaiman salah seorang Wartawan Media Online Kaur.

Jurnalis: Amir Hamzah

Editor: Selamet Sugiharto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.