Pemprov Bengkulu Turunkan Status Tanggap Darurat Bencana ke Masa Transisi


Realita Bengkulu - BENGKULU. Sejak ditetapkan status tanggap darurat bencana pada tanggal 27 April lalu, tepat hari ini Jumat, (3/5), Pemerintah Provinsi Bengkulu menurunkan status dari tanggap darurat bencana menuju status masa transisi pasca bencana banjir di Bengkulu.

Hal itu disampaikan langsung oleh Asisten III Gotri Suyanto mewakili pemerintah Provinsi Bengkulu, saat jumpa pers, di Posko Utama kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu.

Pencabutan status tanggap darurat bencana tersebut didasari dari laporan seluruh tim terkait yang ada dilapangan, saat dilakukan rapat evaluasi tanggap darurat yang dihadiri seluruh tim tanggap bencana yang ada di Provinsi Bengkulu, dimana kondisi terkini sudah dapat dikendalikan.

“Kita sudah melakukan rapat evaluasi tadi dan dari hasil rapat tadi didapati kesimpulan bahwa dari kondisi yang perkembangan dilapangan, maka kita usulkan perubahan status dari darurat bencana ke masa transisi untuk pemulihan,” sampai Gotri Suyanto.

Masa transisi ini, lanjut Gotri, akan berlangsung hingga sepekan kedepan, dengan memperhitungkan kondisi yang ada dilapangan.

Sedangkan untuk korban yang masih belum ditemukan akan terus diupayakan untuk ditemukan oleh tim dari Basarnas.

Lebih lanjut disampaikannya, pemerintah juga akan terus berupaya membantu korban bencana banjir dengan berkordinasi dengan pihak terkait guna melakukan langkah-langkah kongkrit pasca banjir, seperti menyuplai bahan makanan, air bersih, obat-obatan dan juga untuk rehab rumah warga yang rusak.

“Terkait hal-hal lain yang medesak seperti kebutuhan air bersih kita tetap minta ‘backup’ dari PDAM. Untuk perbaikan sumur, ini juga terus kita lakukan dengan meminta kepada pihak TNI dan pihak perusahaan yang memiliki alat untuk penyedotan. Sehingga kebutuhan air bersih tersbut dapat cepat terpenuhi,” jelasnya.

Disisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar mengatakan, untuk data korban bencana banjir dan longsor, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan seluruh tim yang ada di kabupaten dan kota guna mendapatkan data yang valid dan update.

“Kita, hingga hari ini masih menunggu tim kita untuk rapat kembali, antara BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Dinas Sosial Provinsi, setelah kita croscek datanya hingga kita dapat hasilnya, maka akan kita sampaikan ke rekan-rekan media,” sampai Rusdi Bakar.

Untuk pendistribusian logistik bantuan yang masuk ke Posko, lanjut Rusdi, tetap akan disalurkan ke titik-titik yang memang dibutuhkan.

“Kepada para penyumbang bantuan kita harapkan dapat melaporkan ke Posko Utama kita, untuk kita arahkan,” ujarnya.

Dari pantauan media, hingga saat ini, untuk bantuan bagi korban banjir dari para donatur masih terus berdatangan di Posko Utama BPBD Provinsi Bengkulu.
Editor: Selamet Sugiharto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.