Tingkatkan Kunjungan Ke Museum, Pemprov Bengkulu Gelar Pameran Senjata Tradisional dan Lomba Seni


Realita Bengkulu - BENGKULU. Meningkatkan kembali kunjungan masyarakat bahkan wisatawan ke museum, diakui Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto memang bukan pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu dirinya meminta kepada pihak UPTD Museum Negeri Bengkulu untuk optimal melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan sejarah di lingkungan museum.

Selain itu menurut Gotri Suyanto, meningkatkan angka kunjungan ke museum ini juga bisa dilakukan dengan mengajak setiap tamu yang datang ke Bengkulu untuk berkunjung ke museum. Sehingga Museum Bengkulu bisa kembali hidup dan menjadi destinasi wisata baru.

“Jadi bisa dikunjungi juga dan jadi satu paket wisata selain mengunjungi wisata seperti Kediaman Bung Karno, kediaman Fatmawati dan Benteng Marlborough, kalau ada tamu atau wisatawan yang datang. Kemudian bagi pelajar harus semakin sering kita buat agenda kunjungan dijadikan tempat menimba ilmu pengetahuan,” terang Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto usai hadir dan resmikan Pameran Senjata Tradisional dan Lomba Seni, di Museum Negeri Bengkulu, Rabu (24/07).

Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendukbud) RI Fitra Arda mengatakan, mengoptimalkan kunjungan ke museum ini pihaknya juga telah berupaya melakukan beberapa gerakan dengan melibatkan anak-anak muda/ kaum milenial.

Hal tersebut dengan mengadakan KBKM (Kemah Budaya Kaum Muda) di Jogja pada 21 Juli lalu, melibatkan anak muda membuat aplikasi sehingga keberadaan museum bisa digemari oleh masyarakat. Sehingga KBKM diharapkan menjadi media interaksi kaum muda yang inklusif untuk berkolaborasi dalam menghadirkan solusi atas tantangan pemajuan kebudayaan.

“Tentu itu menjadi tantangan besar kita kedepan, bagaimana meningkatkan kunjungan ke museum. Semoga KBKM juga bisa diterapkan di seluruh museum di Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu,” ungkap Fitra Arda

Berbagai senjata tradisional khas Bengkulu yang merupakan koleksi Museum Negeri Bengkulu dipamerkan dalam kesempaten tersebut. Sementara itu, pamaeran senjata tradisional dan lomba seni ini akan dilaksanakan hingga 27 Juli 2019 mendatang.

Editor: Selamet Sugiharto

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.