Berita

Anggota Komisi III DPR Apresiasi Inovasi Digital Korlantas Polri, Hong Kong Pun Tertarik

Advertisement

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Machfud Arifin, memberikan apresiasi tinggi terhadap pengembangan teknologi digital yang diinisiasi oleh Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, beserta jajarannya. Inovasi ini dinilai sangat efektif dalam mendukung kelancaran lalu lintas serta upaya penegakan hukum di lapangan.

Pujian tersebut disampaikan Machfud Arifin saat melakukan kunjungan kerja ke Korlantas Polri di Jakarta pada Rabu (21/1/2026). Ia secara khusus menyoroti pengembangan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang kini memanfaatkan teknologi drone sebagai langkah strategis dalam pengelolaan lalu lintas dan penegakan hukum.

Terobosan ETLE Berbasis Drone

“ETLE drone juga sebagai alat untuk bisa melakukan penegakan hukum, walaupun ini masih bersifat tidak stasioner, stasioner sudah ada, tetapi ini yang bersifat mobiling. Nah, mobiling dimanfaatkan untuk bisa membantu kelancaran, penegakan hukum, nah itu suatu terobosan yang baru,” ujar Machfud Arifin, menjelaskan potensi inovasi tersebut.

Lebih lanjut, Machfud Arifin menilai bahwa penerapan teknologi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 lalu telah berkontribusi signifikan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menjaga kondisi arus lalu lintas tetap kondusif.

“Dalam kegiatan yang kemarin, acara Nataru juga kita mengapresiasi, sangat lancar, menekan angka korban,” tambahnya.

Advertisement

Perhatian Internasional: Kepolisian Hong Kong Belajar dari Indonesia

Keberhasilan inovasi digital Korlantas Polri tidak hanya mendapat apresiasi dari dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian internasional. Machfud Arifin mengungkapkan bahwa Kepolisian Hong Kong menunjukkan minat besar terhadap teknologi yang dikembangkan Korlantas Polri.

Bahkan, sebuah delegasi dari kepolisian negara tersebut telah melakukan kunjungan untuk berdiskusi dan melihat secara langsung bagaimana teknologi penegakan hukum lalu lintas diterapkan di Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi Polri telah diakui kualitasnya di kancah global.

“Kita mengapresiasi kepada Kakorlantas pada kegiatan hari ini. Bahkan berdiskusi dengan Kepolisian Hong Kong yang sudah lebih maju dari sisi lalu lintas, dari sisi kepadatan, sekarang belajar dari kita untuk berdiskusi. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kakorlantas,” tutup Machfud Arifin.

Advertisement