Liverpool – Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa performa timnya di Liga Inggris musim ini jauh dari harapan. Ia menyebut badai cedera yang menimpa para pemain kunci menjadi faktor utama di balik nasib sial yang dialami The Reds.
Musim Sulit Pasca Gelar Juara
Setelah berhasil membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris di musim debutnya, Slot kini menghadapi tantangan berat di musim keduanya. Meskipun telah menggelontorkan dana lebih dari 400 juta paun untuk mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu, performa Liverpool justru menurun drastis.
Sejak September, Liverpool hanya mampu meraih enam kemenangan di liga. Saat ini, mereka tertahan di peringkat keenam klasemen dengan 39 poin. Jarak empat angka dari Manchester United yang berada di zona Liga Champions semakin melebar, dan posisi mereka justru lebih dekat dengan zona degradasi ketimbang Arsenal yang memimpin klasemen.
Situasi ini tentu menempatkan Slot di bawah tekanan. Menanggapi hal tersebut, Slot mencoba memberikan penjelasan dengan menyoroti faktor keberuntungan yang buruk, terutama terkait cedera pemain dan gol-gol yang bersarang di menit akhir pertandingan.
Badai Cedera Pemain Inti
Beberapa pemain inti Liverpool bergantian menghuni ruang perawatan. Dua bek kanan andalan, Conor Bradley dan Jeremie Frimpong, dilaporkan mengalami cedera. Alexander Isak, yang didatangkan dengan status pembelian termahal, harus menepi hingga April akibat patah kaki. Bahkan, Jeremy Jacquet, pemain yang baru direkrut dari Rennes dan rencananya akan bermain musim depan, harus mengakhiri musim lebih cepat karena cedera patah bahu.
Slot: “Ini Semua Cuma Nasib Sial?”
Ketika ditanya apakah Liverpool memang sedang tidak beruntung musim ini, Slot memberikan jawaban yang mengindikasikan keraguannya sekaligus penerimaan terhadap situasi tersebut.
“Saya merasa seperti, pastinya,” ujar Slot. “Bahkan jika kami menggaet pemain dan dia belum bermain sekalipun untuk kami, juga cedera. Terkadang hal-hal seperti ini bikin Anda mulai merasa ini semua cuma nasib sial, mungkin Anda berpikir begitu juga, tapi kami harus membuang itu jauh-jauh dan fokus pada penampilan serta apa yang harus kami lakukan untuk membuatnya lebih baik.”
Slot menambahkan, jumlah gol yang bersarang di gawang Liverpool pada menit-menit akhir pertandingan juga meningkat dari biasanya.
“Tapi jumlah gol yang bersarang di gawang kami saat injury time pun lebih banyak dari biasanya. Pertanyaannya apakah itu memang nasib sial atau itu salah kami? Hal ini cuma bisa kami ketahui dalam 3-4 bulan ke depan,” pungkasnya, seperti dikutip dari ESPN.
Sumber: 90Menit.ID






