Manajer Liverpool, Arne Slot, merasa timnya seharusnya mendapatkan hadiah penalti saat menghadapi Leeds United di Anfield pada Jumat (2/1/2026). Pertandingan tersebut berakhir imbang 0-0.
Klaim Penalti di Babak Pertama
Liverpool mengklaim adanya pelanggaran di kotak penalti pada awal pertandingan. Hugo Ekitike terlibat duel dengan Jaka Bijol. Meskipun Ekitike tidak terjatuh setelah disergap, ia berhasil mengoper bola kepada Florian Wirtz yang sepakannya kemudian diblok. Wasit Chris Kavanagh memutuskan tidak memberikan penalti, sebuah keputusan yang menuai kontroversi.
Slot: Pemain Kami Terlalu Jujur
Arne Slot menyatakan kekecewaannya atas keputusan wasit. Ia berpendapat bahwa pelanggaran terhadap Ekitike seharusnya berbuah tendangan 12 pas. Slot menyindir bahwa pemain Liverpool mungkin terlalu jujur untuk mendapatkan penalti.
“Ada sebuah momen yang jelas di babak pertama ketika dia tidak jatuh, yang mana saya pahami karena setiap kali kami jatuh kami toh tidak pernah mendapatkan penalti,” ujar Slot kepada Sky Sports.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan bahwa ia sering melihat pemain tim lain jatuh dalam situasi serupa namun timnya justru tidak mendapatkan apa-apa meskipun dilanggar.
“Saya melihat pemain tim-tim lain jatuh dalam situasi seperti itu tapi kami tidak melakukannya. Kami sudah tersungkur ketika pelanggaran terjadi berkali-kali di musim ini dan tidak mendapatkan satu penalti pun.”
Slot juga menyinggung insiden yang melibatkan Lucas Paqueta saat melawan West Ham, di mana ia mencoba mendapatkan kartu kuning kedua namun akhirnya tetap mendapatkannya. Ia membandingkan dengan Alisson Becker yang berusaha membantu Paqueta agar tidak diganjar kartu.
“Secara umum kami sudah membicarakan soal ini dan para pemain lain mudah sekali jatuh untuk memperoleh tendangan bebas atau di momen yang lain, tapi inilah kami.”
“Melawan West Ham, Lucas Paqueta mencoba segalanya agar mendapatkan kartu kuning kedua, dan Alisson, yang bermain dengan dia di tim nasional, berupaya membantu dia agar tidak diganjar kartu kuning. Pada akhirnya, dia diacungi kartu kuning kedua di pertandingan itu.”
Ia menegaskan bahwa timnya seringkali tidak mendapatkan apa-apa meskipun dilanggar.
“Jika ada fans atau orang lain yang memperhatikan, Anda akan menemukan momen-momen di mana kami jatuh dan tidak mendapatkan apapun. Pada akhirnya, inilah kami,” tutup Arne Slot.
Meskipun demikian, Slot tetap optimis dengan perkembangan timnya.
(rin/ran)






