Berita

Banjir Jakarta Utara: 4 RT dan 12 Ruas Jalan Masih Tergenang Hingga Malam Ini

Advertisement

Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa empat Rukun Tetangga (RT) dan 12 ruas jalan di wilayah Jakarta Utara masih terendam banjir hingga Senin malam, 19 Januari 2026. Kondisi ini merupakan dampak dari curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu malam.

Rincian Genangan di Jakarta Utara

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan, “Hingga pukul 18.00 WIB empat RT dan 12 ruas jalan terendam air dengan ketinggian yang bervariasi.”

Genangan air tersebar di beberapa kecamatan:

  • Kecamatan Pademangan: Satu RT di Kelurahan Pademangan Barat terendam air setinggi 30 cm.
  • Kecamatan Tanjung Priok: Satu RT di Kelurahan/Kecamatan Tanjung Priok terendam air setinggi 25 cm.
  • Kecamatan Penjaringan: Dua RT di Kelurahan Kapuk Muara terendam air setinggi 30 cm.

Jalan yang Terendam

Sebanyak 12 ruas jalan di Jakarta Utara juga terdampak banjir dengan ketinggian yang berbeda:

Advertisement

  • Kecamatan Pademangan: Jalan Karang Bolong Raya, Ancol (10 cm); Jalan Gunung Sahari di depan Lantamal (50 cm).
  • Kecamatan Kelapa Gading: Jalan Boulevard Barat di depan Lotte Mart (15 cm); Jalan Boulevard Barat (20 cm); Jalan Boulevard Barat Raya di depan Mall Kelapa Gading (15 cm).
  • Kecamatan Cilincing: Jalan Kalibaru Barat II (15 cm); Jalan Raya Cilincing Kalibaru (20 cm); Jalan Babek TNI (20 cm); Jalan Kampung Sepatan (50 cm).
  • Kecamatan Penjaringan: Jalan Muara Baru di depan Apartemen Pluit Se View (30 cm); depan pintu masuk Pelabuhan Nizam Zachman (40 cm).
  • Kecamatan Koja: Jalan Kramat Jaya depan Jakarta Islamic Center (JIC) (10 cm).

Upaya Penanganan

Menyikapi kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau genangan di setiap wilayah. Koordinasi intensif dilakukan bersama unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Tujuannya adalah untuk melakukan penyedotan genangan, memastikan tali-tali air berfungsi optimal, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujar Yohan, menegaskan komitmen penanganan banjir di wilayah tersebut.

Advertisement