Berita

Banjir Warakas: Kulkas Tengkurap, Warga Bernasib Malang Saat Berjualan

Advertisement

Banjir yang menerjang kawasan Warakas, Jakarta Utara, pada Selasa (13/1/2026), menyisakan cerita pilu bagi warganya. Banyak barang berharga tak terselamatkan akibat ketinggian air yang merendam rumah hingga 60 sentimeter. Salah satu warga, Astuti, harus menelan pil pahit melihat kondisi rumahnya porak-poranda sepulang dari tempat kerja.

Kondisi Rumah Hancur Lebur

Astuti, warga RT 9/RW 1, mengaku baru mengetahui rumahnya terendam banjir setelah mendapat kabar dari tetangga. Saat kejadian, ia sedang bekerja di pasar. Setibanya di rumah, ia mendapati kulkas dan magic com miliknya tengkurap. Pakaian yang baru dicuci dan dilaundry pun terendam air.

“Kulkas tengkurap, mejikom juga, baju-baju kerendem, lemari juga. Padahal baju baru dicuci, ada juga yang dilaundry,” ujar Astuti dengan nada sedih saat ditemui di rumahnya, Selasa (13/1/2026).

Ia menunjukkan bekas genangan air yang masih terlihat jelas di dinding rumahnya, bahkan sampai merendam tempat tidurnya. Ketinggian air diperkirakan mencapai 60 sentimeter.

Banjir Datang Saat Sedang Bekerja

Astuti menceritakan, banjir mulai terjadi sejak pagi hingga malam hari pada Senin (12/1/2026). Saat itu, ia sedang berjualan nasi uduk di sekitar pasar. Ia tak menyangka hujan deras yang turun sejak pagi membuat air dengan cepat meluap.

Advertisement

“Waktu banjir saya lagi jualan,” katanya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, ia mendapat kabar rumahnya terendam air. Tetangganya sempat mencongkel pintu rumah karena khawatir terjadi korsleting listrik di bagian bawah.

“Iya, dikabarin. Dicongkel sama ibu tuh rumah takutnya ada listrik di bawah, apa gitu,” tuturnya.

Advertisement