Manchester United tengah menghadapi situasi pelik menyusul cedera yang dialami Bruno Fernandes. Kehilangan gelandang andalannya ini diprediksi akan menjadi pukulan telak bagi Setan Merah dalam upaya mereka mengamankan posisi di papan atas klasemen.
Cedera Hamstring Mengancam Performa MU
Cedera tersebut terjadi saat Manchester United menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada pertandingan akhir pekan lalu. Fernandes diduga mengalami masalah pada otot hamstringnya, yang diperkirakan akan membuatnya menepi dari lapangan hijau untuk beberapa waktu.
Absennya pemain berusia 31 tahun itu dipandang sebagai kehilangan besar. Musim ini, Fernandes telah menyumbangkan lima gol dan tujuh assist dari 17 penampilan di Liga Primer, berkontribusi signifikan terhadap posisi MU yang mendekati zona empat besar.
Daftar Pemain Absen Semakin Panjang
Situasi Manchester United semakin rumit dengan bertambahnya daftar pemain yang cedera atau absen. Selain Fernandes, tim juga harus kehilangan Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui yang tengah memperkuat negara masing-masing di Piala Afrika. Hal ini tentu mengurangi kekuatan tim secara signifikan.
Ketergantungan Tinggi pada Fernandes
Manchester United menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada Bruno Fernandes. Data menunjukkan rasio kemenangan tim saat Fernandes bermain berada di angka 51,7 persen, sementara angka tersebut menurun menjadi 45,2 persen ketika ia absen. Fakta ini menggarisbawahi peran krusial Fernandes dalam skuad.
Fernandes sendiri jarang sekali absen membela Manchester United. Dari 221 pertandingan Premier League yang telah ia jalani sejak debutnya, hanya sembilan kali ia tidak bermain. Tiga di antaranya disebabkan oleh cedera, sementara sisanya karena keputusan rotasi atau sanksi akumulasi kartu.
Pandangan Legenda MU
Kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel, menilai cedera Fernandes sebagai masalah serius bagi tim. “Itu masalah buat Manchester United. Sebuah masalah, masalah besar ya, sebab dia adalah pemimpin tim, dia kapten,” ungkapnya dikutip dari Metro.
Schmeichel menambahkan, “Kita tidak melihat versi terbaik dirinya karena dia main bukan di posisi utamanya, kalau boleh dibilang begitu. Dia lebih baik di posisi nomor 10, tapi sistem saat ini tak menyediakan posisi tersebut buat dirinya.”
“Mereka perlu dia kembali, dia salah satu pemain yang bisa membantu semua pemain di sekelilingnya. Tak diragukan lagi, dia sudah jadi penampil terbaik buat Manchester United selama bertahun-tahun ini,” imbuhnya.






