Liverpool berpotensi kehilangan bomber andalannya, Alexander Isak, hingga akhir musim menyusul cedera parah yang dialaminya. Situasi ini membuat manajemen The Reds bergerak cepat mencari pengganti di bursa transfer, dengan nama Antoine Semenyo dari Bournemouth menjadi prioritas utama.
Cedera Parah Isak Buka Peluang Semenyo ke Anfield
Alexander Isak harus mengakhiri laga lebih cepat saat Liverpool berhadapan dengan Tottenham Hotspur akhir pekan lalu. Laporan dari media-media Inggris menyebutkan cedera yang dialami Isak berpotensi patah tulang fibula atau tibia. Hasil pemeriksaan tim medis Liverpool diharapkan keluar dalam 1-2 hari ke depan.
Jika diagnosis patah tulang terkonfirmasi, Isak diprediksi harus menepi setidaknya selama 3 hingga 6 bulan. Ini berarti musimnya bersama Liverpool akan berakhir lebih cepat.
Situasi darurat ini memaksa Liverpool untuk segera mencari amunisi baru di lini serang. Saat ini, tim asuhan Jurgen Klopp hanya memiliki Hugo Ekitike, Rio Ngumoha, dan Federico Chiesa sebagai striker yang fit. Mohamed Salah tengah membela Mesir di Piala Afrika 2025, sementara Cody Gakpo masih berjuang dengan performa inkonsisten dan cedera.
Semenyo Jadi Target Utama, Klausul Rilis Rp 1 Triliun
Menurut laporan The Guardian, Liverpool telah menjalin komunikasi intensif dengan kubu Semenyo. Pemain Bournemouth tersebut dinilai sebagai solusi ideal untuk memperkuat lini depan Liverpool. Fleksibilitasnya bermain di kedua sisi sayap, ditambah kecepatan dan kemampuan dribbling mumpuni, menjadi nilai tambah.
Performa Semenyo musim ini juga patut diacungi jempol. Ia telah mencetak delapan gol dan tiga assist dari 16 penampilan di Premier League.
Liverpool dikabarkan siap menebus klausul rilis Semenyo yang mencapai 65 juta paun, atau setara dengan Rp 1 triliun. Laporan The Guardian juga menyebutkan bahwa Semenyo telah mencapai kesepakatan personal dengan Liverpool, dan kini tinggal menunggu negosiasi antara kedua klub.
Meski demikian, masa depan Semenyo masih menjadi tanda tanya. Beberapa media mengabarkan bahwa pemain asal Ghana itu baru akan mengambil keputusan terkait klub barunya pada Selasa, 23 Desember 2025.






