Berita

Enam Desa di Pasuruan Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

Advertisement

PASURUAN, Jawa Timur – Enam desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, masih terendam banjir hingga Kamis (22/1/2026). Banjir yang mulai melanda sejak Selasa (20/1/2026) ini disebabkan oleh luapan sungai yang tidak mampu menampung tingginya curah hujan.

Situasi Terkini di Beberapa Desa

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa dari belasan desa yang terdampak awal, kini tersisa enam desa yang masih tergenang air. “Tinggal enam desa yang masih banjir. Yang lain sudah surut,” ujarnya, dilansir detikJatim, Kamis (22/1/2026).

Di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, banjir masih menggenangi satu dusun, yaitu Dusun Karang Makam, dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter. Sebanyak 85 keluarga di dusun tersebut terdampak.

Sementara itu, di Kecamatan Rejoso, lima desa masih mengalami banjir. Rinciannya adalah Desa Toyaning, Desa Rejoso Lor, Desa Jarangan, Desa Kawisrejo, dan Desa Patuguran.

Advertisement

Dampak Banjir di Kecamatan Rejoso

Di Desa Toyaning, banjir masih melanda empat dusun: Dusun Toyaning, Dusun Ngemplak, Dusun Turi, dan Dusun Ploso. Ketinggian genangan bervariasi antara 30-60 sentimeter, dengan 465 keluarga terdampak.

Desa Rejoso Lor juga terdampak parah, dengan tujuh dusun yang masih terendam: Dusun Kasuran, Dusun Lirboyo, Dusun Pelembon, Dusun Penambangan, Dusun Kedungbendo, Dusun Petuguran, dan Dusun Andilan. Ketinggian air di desa ini berkisar antara 10-20 sentimeter, namun di beberapa titik mencapai 50 sentimeter. Sebanyak 266 keluarga dilaporkan terdampak di Desa Rejoso Lor.

Advertisement