Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku. Gempa ini terjadi pada Selasa (20/1/2026) pagi.
Analisis BMKG
Menurut data terbaru BMKG, gempa tersebut berpusat di laut dengan magnitudo yang sedikit direvisi menjadi 5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37° Lintang Selatan dan 128,49° Bujur Timur. Lokasi gempa berada pada jarak 116 kilometer arah timur laut dari Maluku Barat Daya, Maluku, dengan kedalaman hiposenter mencapai 183 kilometer.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis, gempa ini termasuk dalam kategori gempa menengah. Fenomena ini disebabkan oleh deformasi batuan di dalam lempeng Laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1/2026).
Potensi Guncangan dan Dampak
Daryono menambahkan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa ini dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI di daerah Maluku Barat Daya. Sementara itu, di daerah Maluku Tengah, guncangan dirasakan dengan skala intensitas II MMI.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. BMKG juga menegaskan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan. Hingga pukul 05.35 WIB, belum terdeteksi adanya gempa bumi susulan.






