Kobbie Mainoo menunjukkan performa gemilang di bawah asuhan Michael Carrick, sebuah kontras tajam dengan situasinya di era Ruben Amorim. Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker, bahkan melontarkan candaan bahwa Amorim seharusnya dituntut atas perlakuan terhadap Mainoo.
Mainoo Jadi Pilihan Utama Carrick
Sejak Michael Carrick mengambil alih kursi kepelatihan Manchester United menggantikan Ruben Amorim, Kobbie Mainoo langsung menjelma menjadi pemain kunci. Gelandang berusia 20 tahun ini selalu dipercaya tampil sebagai starter dan bermain penuh dalam empat pertandingan terakhir.
Performa Mainoo sangat menonjol, terutama saat Manchester United berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Ia kembali menunjukkan kelasnya pada akhir pekan lalu ketika timnya menaklukkan Tottenham Hotspur. Selain mampu mendominasi lini tengah bersama Casemiro, Mainoo juga berkontribusi dengan memberikan assist.
Kontras dengan Era Amorim
Situasi Mainoo saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan masa kepelatihan Ruben Amorim. Di era tersebut, Mainoo bahkan hampir dijual karena lebih sering menghangatkan bangku cadangan.
Candaan Gary Lineker
Dalam program siniarnya, ‘The Rest is Football’, Gary Lineker, mantan pemain Barcelona, menyentil Ruben Amorim dengan nada bercanda. “Tahu gak? Kalau saya jadi Kobbie Mainoo, dan saya bilang begini cuma bercanda, saya akan berpikir apakah saya harus menuntutnya atau tidak,” ujar Lineker.
Lineker melanjutkan, “Dia sudah menghilangkan satu tahun dari karier bocah itu. Anak ini pesepakbola yang menakjubkan. Ya Tuhan, dia membuat segalanya terlihat mudah. Dia meminta bola, dia menerimanya di tengah kerumunan lawan dan dia berputar, selalu membuat keputusan tepat, anggun sekali.”
“Maksud saya, ayolah. Dia (Amorim) sudah sangat merusak kariernya,” seloroh Lineker, menekankan betapa berharganya potensi Mainoo yang sempat terabaikan.
Sumber: 90Menit.ID






