Nunun Lusida, seorang perempuan yang mengaku sebagai korban dugaan penipuan oleh artis Vicky Prasetyo, menyuarakan kekecewaannya terkait belum dikembalikannya dana sebesar Rp 700 juta. Kekecewaan ini muncul setelah Nunun mengamati aktivitas dan gaya hidup Vicky Prasetyo yang kerap ditampilkan di media sosial.
Kontras Kehidupan Antara Korban dan Terlapor
Nunun menilai, gaya hidup mewah yang ditunjukkan Vicky Prasetyo sangat kontras dengan mangkirnya sang artis dalam memenuhi kewajiban pembayaran utang. “Saya lihat di media sosial, usahanya terlihat maju, membuka bisnis, beli rumah miliaran. Tapi kenapa uang saya tidak dikembalikan?” ujar Nunun dengan nada lirih saat jumpa pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan, dana Rp 700 juta tersebut merupakan tabungan masa tuanya yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun. Uang tersebut dipinjamkan pada Januari 2024 dengan janji pengembalian dalam waktu singkat. Namun, hingga kini, hampir dua tahun berlalu, pengembalian dana tersebut belum juga terealisasi.
Kuasa hukum Nunun, James Tambunan, menyoroti adanya ketimpangan yang menyakitkan antara kondisi finansial kliennya dan terlapor. “Klien kami ini sampai harus memikirkan biaya hidup sehari-hari. Sementara yang bersangkutan masih aktif tampil di televisi dan menjalankan berbagai usaha,” jelas James.
Upaya Pengembalian Dana yang Tak Direspons
James menegaskan bahwa kliennya telah berulang kali berupaya meminta pengembalian dana, bahkan dengan menawarkan skema pembayaran sebagian atau dicicil. Namun, semua upaya tersebut tidak pernah mendapatkan tanggapan positif.
“Nomor rekening sudah diminta, tapi tidak ada transfer. Hanya janji-janji saja,” ungkap James.
Akibat persoalan ini, Nunun mengaku mengalami tekanan berat yang juga berdampak pada kondisi rumah tangganya. Ia sangat berharap Vicky Prasetyo segera menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan uang yang telah dipinjamkan.
“Saya tidak minta lebih. Saya hanya ingin uang saya dikembalikan untuk kehidupan saya dan anak-anak,” tutur Nunun.
Pihak Nunun menyatakan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Mereka berharap ada kejelasan hukum agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.
Hingga berita ini diturunkan, detikcom telah berupaya menghubungi pihak Vicky Prasetyo untuk mendapatkan tanggapan, namun belum ada respons.






