Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, menyatakan bahwa bek tengah andalannya, Marc Guehi, berpotensi besar pindah ke Manchester City di bursa transfer Januari ini. Kepindahan tersebut sangat mungkin terjadi asalkan tawaran yang diajukan oleh City sesuai dengan banderol yang dipatok oleh Palace.
Potensi Kepindahan Guehi ke Manchester City
Marc Guehi sempat nyaris bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, kesepakatan tersebut batal setelah Oliver Glasner mengancam akan mundur dari jabatannya sebagai manajer Palace. Kabarnya, Guehi bahkan sudah melakukan sesi foto dengan jersey The Reds dan menulis surat perpisahan.
Meskipun masih menjadi pemain reguler di lini pertahanan Palace, Guehi telah mengindikasikan bahwa musim ini akan menjadi musim terakhirnya berseragam klub tersebut. Menyadari situasi ini, Palace tidak ingin kehilangan Guehi secara cuma-cuma. Mengingat kontraknya akan berakhir pada tahun 2026, Palace berencana untuk menjualnya di bursa transfer Januari.
Tujuan Guehi kali ini bukan Liverpool, melainkan Manchester City. Klub asuhan Pep Guardiola tersebut dilaporkan membutuhkan bek tengah baru menyusul krisis pemain yang melanda lini pertahanan mereka.
Negosiasi Harga dan Pernyataan Glasner
Saat ini, Manchester City dan Crystal Palace masih terlibat dalam negosiasi alot mengenai harga Guehi. Palace diperkirakan mematok harga sekitar 35 juta paun, namun kabarnya mereka menginginkan angka yang lebih tinggi, setidaknya mencapai 40 juta paun.
Oliver Glasner mengungkapkan pandangannya mengenai potensi transfer tersebut. “Ya, bisa saja Guehi ke City. Saya tidak mau naif karena jika memang ada tawaran luar biasa dari City dan Marc menerimanya, maka transfer bisa terjadi,” ujar Glasner seperti dilansir ESPN.
Glasner kemudian memberikan analogi untuk menggambarkan situasi tersebut. “Di kehidupan tidak ada yg satu arah. Contohnya jika Anda punya mobil bagus tapi Anda butuh uang karena lagi dingin serta jendela rumah rusak, lalu ada orang yang menawar mahal mobil Anda. Lalu Anda menolak menjual karena masih mencintai mobil itu, tapi Anda tidak mau kedinginan. Anda bisa bilang jika saya dapat jendela dan bahkan atap baru, Anda bisa ambil mobil itu. Tapi saya ingin mempertahankan itu sih,” jelasnya.
Ia melanjutkan, “Sama saja dengan Marca. Semua orang ingin dia bermain di Crystal Palace, meneken kontrak baru, dan bertahan di sini selamanya.”
“Di satu sisi, kontraknya habis musim panas dan jika Anda seseorang yang datang, lalu Anda sedang kedinginan dan klub bilang persoalan finansial lebih penting ketimbang prestasi, maka kami harus melakukannya.”
“Marc bisa pergi jika tawarannya memang sesuai,” tutup Glasner.
(mrp/bay)






