Manchester United akhirnya berhasil mengakhiri dahaga kemenangan di kandang sendiri, Old Trafford, setelah meraih tiga poin atas Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-18. Kemenangan ini menjadi pelepas penat bagi Setan Merah yang telah lama tidak merasakan euforia di hadapan pendukungnya.
Pertarungan Sengit di Old Trafford
Pada pertandingan yang digelar Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB, Manchester United yang tampil tanpa sejumlah pemain kunci, termasuk Bruno Fernandes, harus berjuang keras menghadapi tekanan Newcastle United. Data dari Fotmob mencatat, MU hanya menguasai bola sekitar 33 persen dan melepaskan sembilan upaya tembakan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Newcastle tampil agresif dengan menciptakan 19 percobaan, tiga di antaranya tepat sasaran.
Gol tunggal yang memastikan kemenangan MU dicetak oleh Patrick Dorgu pada menit ke-24 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Akhir Paceklik Kemenangan Kandang
Kemenangan ini sangat berarti bagi Manchester United, mengakhiri rentetan dua laga tanpa kemenangan sebelumnya. MU sebelumnya hanya mampu bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth dan takluk 1-2 dari Aston Villa. Lebih penting lagi, kemenangan ini mengakhiri puasa kemenangan kandang yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.
Terakhir kali MU meraih kemenangan di Old Trafford adalah saat mengalahkan Brighton & Hove Albion dengan skor 4-2 pada 25 Oktober 2025. Setelah itu, mereka hanya mampu mengumpulkan dua hasil imbang melawan West Ham United (1-1) dan Bournemouth (4-4), serta menderita kekalahan 0-1 dari Everton.
Secara keseluruhan, dari sembilan pertandingan kandang musim ini, Manchester United telah meraih lima kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Manajer Apresiasi Perjuangan Tim
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengapresiasi perjuangan keras para pemainnya dalam pertandingan tersebut. “Kami semua harus bersusah payah bareng di stadion ini. Ini laga yang sulit untuk kami. Saya rasa kami tampil bagus di babak pertama, lalu kami cuma bertahan di babak kedua, mengandalkan Cunha. Kami punya peluang lewat transisi, tapi ini kemenangan yang bagus kok,” ujar Amorim seperti dikutip dari BBC Sport.






