Enschede – Situasi pelik yang melibatkan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dengan klubnya FC Twente, tampaknya akan segera menemui babak baru. Laporan dari Tubantia yang dikutip VoetbalPrimeur menyebutkan bahwa kedua belah pihak dijadwalkan untuk duduk bersama guna mencari solusi terkait masa depan sang pemain.
Diskusi Kontrak dan Sanksi Klub
Perundingan ini krusial mengingat kontrak Hilgers bersama Twente akan segera berakhir pada penghujung musim ini. Ketidakpastian ini bermula ketika Hilgers sempat mengajukan diri untuk pindah pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, kepindahannya urung terjadi. Alih-alih, klub justru menawarkan perpanjangan kontrak yang kemudian ditolak oleh Hilgers.
Penolakan tersebut berujung pada sanksi dari klub. Twente memutuskan untuk membekukan status Hilgers dan tidak lagi memainkannya di sisa musim ini. Ironisnya, di tengah masa pengasingannya dari tim utama, Hilgers justru mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) saat menjalani latihan.
Harapan Kesepakatan di Tengah Cedera dan Kontrak Berakhir
Situasi cedera yang dialami Hilgers, ditambah dengan kontraknya yang akan segera habis, tampaknya mendorong Twente untuk segera mencari titik temu. Laporan Tubantia mengindikasikan adanya tekanan bagi klub untuk menyelesaikan kebuntuan ini. Absennya Hilgers akibat cedera ligamen dan tenggat waktu kontrak yang semakin dekat membuka peluang tercapainya sebuah kesepakatan.
Mees Hilgers sendiri bukanlah sosok baru di Twente. Ia telah membela klub berjuluk The Tukkers tersebut sejak usia belia, bergabung pada tahun 2011. Selama 14 tahun terakhir, Hilgers telah menjadi bagian integral dari perjalanan klub, menumbuhkan ikatan emosional yang kuat.






