Berita

Mendes Yandri Susanto dan Kepala BNN Deklarasikan Indonesia Bersinar Lawan Narkoba

Advertisement

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menghadiri Deklarasi Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) di GOR Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada Kamis (22/1/2026). Acara ini merupakan wujud komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus memperkuat akselerasi program Kabupaten Bersinar menuju Indonesia Emas.

Komitmen Perangi Narkoba Hingga ke Desa

Dalam kunjungannya yang juga meliputi peninjauan Kantor BNN Kabupaten Lahat bersama Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, Yandri Susanto menegaskan bahwa narkoba kini telah menyusup hingga ke tingkat desa dan dusun. “Narkoba ini telah menyusup hingga ke dusun-dusun dan ini lampu kuning buat kita karena narkoba menyelinap tanpa kita sadari,” ujar Yandri.

Untuk memerangi ancaman ini, Kemendes PDTT berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui program Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). Yandri mengajak seluruh kalangan untuk bersatu melawan narkoba dan menggiatkan kegiatan-kegiatan positif di desa-desa. Hal ini sejalan dengan 12 Program Prioritas Kemendes PDTT, yang mencakup pengembangan desa tematik seperti Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, Desa Daging, Desa Ekspor, dan Desa Wisata. “Itu cara kita menjawab beberapa persoalan di negeri ini dengan hal-hal yang positif,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

“Dari Lahat hari ini, Kita gaungkan, kita mantapkan hati bahwa narkoba adalah musuh nyata hari ini,” imbuhnya.

Advertisement

Generasi Muda dan Ketahanan Terhadap Narkoba

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menambahkan harapannya agar generasi muda, khususnya yang berusia 16 hingga 35 tahun, memiliki ketahanan yang kuat untuk menghindari narkoba. Ia mengingatkan bahwa jenis narkoba kini semakin beragam, tidak hanya terbatas pada ganja, sabu-sabu, kokain, dan ekstasi. Narkoba bahkan sudah dikemas dalam bentuk liquid vape dan minuman sachet.

“Anak muda harus miliki Ilmu Agama yang kuat dan literasi yang kuat tentang Narkotika,” kata Komjen Suyudi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang telah menyiapkan Relawan Anti Narkoba.

Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPR Sri Meliyana, Wakil Gubernur Cik Ujang, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Kakor Binmas Irjen Kalingga, Prof Yuddy Krisnandi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat. Dari Kemendes PDTT, turut mendampingi Yandri adalah Dirjen PEID Tabrani dan Kepala BPI Mulyadin Malik.

Advertisement