London – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menjajal sejumlah formasi dan taktik baru saat timnya menjamu Wigan Athletic dalam laga babak 32 besar Piala FA di Emirates Stadium, Minggu (15/2/2026) malam WIB. Kemenangan 4-0 atas Wigan menjadi momentum bagi Arteta untuk mengeksplorasi opsi taktis tambahan bagi skuadnya.
Rotasi dan Eksperimen Taktik
Arteta melakukan rotasi pemain yang cukup signifikan dalam pertandingan tersebut. Sejumlah nama seperti Gabriel Jesus, Eberechi Eze, Christian Norgaard, dan Gabriel Martinelli dipercaya tampil sebagai starter. Selain itu, Arsenal juga melakukan beberapa penyesuaian taktik yang menarik perhatian.
Salah satu eksperimen yang dilakukan adalah menempatkan Bukayo Saka bermain di posisi sentral, tepat di belakang Gabriel Jesus yang bertindak sebagai ujung tombak. Arteta mengungkapkan bahwa ini adalah strategi yang sudah lama ia pertimbangkan.
“Itu adalah sesuatu yang menjadi sebuah kemungkinan dan saya memang sudah ingin mencobanya, dan kami mungkin memakainya ke depan. Masih ada begitu banyak pertandingan, kompetisi, dan skenario berbeda untuk dihadapi musim ini dan itu adalah sebuah kemungkinan yang kami punya,” ujar Arteta seperti dikutip dari situs resmi klub. Ia menambahkan, “Lebih sulit buat lawan untuk mendapatkan referensi pergerakannya. Dia juga bisa bertukar posisi dengan pemain-pemain sayap dan dia bagus banget dalam menemukan celah-celah.”
Koneksi Baru di Lini Depan
Selain peran baru Saka, Arteta juga mencoba menduetkan Gabriel Jesus dengan Viktor Gyokeres yang masuk menggantikan Saka di babak kedua. Eberechi Eze juga dimainkan lebih dalam, berduet dengan Christian Norgaard di lini tengah.
“Sangat bagus ya. Kami punya kesempatan untuk mencoba berbagai hal dan koneksi berbeda. Dari sini ke akhir musim, saya yakin kami akan memakainya,” kata Arteta kepada BBC mengenai potensi duet Jesus dan Gyokeres.
Meningkatkan Potensi Gol
Arsenal belakangan ini kerap disorot terkait kemampuan mencetak gol dari skema permainan terbuka (open play), seiring dengan ketergantungan pada gol-gol dari situasi bola mati atau sepak pojok. Uji coba taktik ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi The Gunners untuk meningkatkan potensi gol mereka di sisa musim ini.
Sumber: 90Menit.ID






