Pemain Chelsea, Pedro Neto, mengungkapkan keterkejutannya atas pemecatan Enzo Maresca dari kursi kepelatihan klub. Neto merasa kehilangan sosok pelatih asal Italia tersebut yang dianggapnya telah memberikan kontribusi besar.
Maresca Dipecat di Awal Tahun 2026
Chelsea secara resmi mengakhiri kontrak Enzo Maresca tepat pada Tahun Baru 2026. Keputusan ini diambil setelah tim ‘The Blues’ hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge. Pemberhentian Maresca diduga kuat akibat adanya ketegangan antara dirinya dan manajemen klub. Laporan menyebutkan Maresca merasa tidak mendapat dukungan penuh dari klub, sementara pihak manajemen menilai Maresca melakukan manuver di luar persetujuan.
Enzo Maresca sendiri telah mengakhiri petualangannya bersama Chelsea yang dimulai sejak tahun 2024. Selama masa kepelatihannya, ia berhasil membawa tim meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Neto Ungkap Kekaguman pada Maresca
Keputusan Chelsea mendepak Maresca mendapat sorotan dari Pedro Neto. Winger asal Portugal ini mengaku terkejut, mengingat Maresca telah membawa tim meraih gelar pada musim sebelumnya dan menampilkan performa yang baik di musim berjalan.
“Ketika saya mendengar berita itu, jujur pada awalnya saya sedikit terkejut karena manajer telah melakukan yang sangat baik untuk kami. Dia luar biasa musim lalu dan dia melakukan musim yang baik tahun ini,” ujar Neto kepada Sky Sports.
Neto menambahkan, meskipun tim selalu ingin meraih hasil yang lebih baik, dinamika sepak bola terkadang memang seperti itu. Ia mengaku sedih karena Maresca telah banyak membantunya secara pribadi dan profesional.
“Tentu saja saya agak sedih karena manajerlah yang banyak membantu saya selama bertahun-tahun ini,” tuturnya. “Dia banyak membantu, saya belajar banyak darinya. Secara pribadi dia juga luar biasa. Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah ‘terima kasih’.”
Perburuan Pelatih Baru Dimulai
Hingga kini, Chelsea belum mengumumkan pengganti Enzo Maresca. Nama Liam Rosenior dari Strasbourg santer dikabarkan menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih di Stamford Bridge.






