Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah jumlah sekolah swasta yang masuk dalam program gratis pada tahun 2026. Jika pada tahun sebelumnya program ini baru menyentuh 40 sekolah sebagai tahap uji coba, kini targetnya adalah 100 sekolah swasta gratis yang akan beroperasi mulai tahun ini.
Peningkatan Fasilitas Pendidikan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menjelaskan bahwa penambahan ini merupakan bentuk peningkatan, bukan pengurangan dari program yang telah berjalan. “Terkait dengan sekolah gratis, kita bertambah dari 40 sekolah menjadi 100 sekolah di 2026. Jadi tidak dikurangi, bahkan bertambah menjadi 100 sekolah dan setiap tahun akan kami upayakan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Atika dalam jumpa pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Meski demikian, Atika mengakui bahwa target awal penambahan sekolah swasta gratis sempat lebih ambisius. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta awalnya menargetkan program ini dapat mencakup hingga 258 sekolah. Namun, dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, target tersebut harus disesuaikan menjadi sekitar 100 sekolah.
Rasionalisasi Anggaran Akibat Dana Transfer Pusat
Penyesuaian target ini, menurut Atika, disebabkan oleh adanya pengurangan signifikan pada dana transfer dari pemerintah pusat, khususnya Dana Bagi Hasil (DBH). Akibatnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terpaksa melakukan rasionalisasi anggaran pada sejumlah program prioritas, termasuk perluasan program sekolah swasta gratis.
Meskipun demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan penambahan jumlah sekolah yang masuk dalam program gratis ini, sejalan dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia.
Target Awal 258 Sekolah Swasta Gratis
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang memiliki rencana ambisius untuk memperluas cakupan sekolah swasta gratis pada tahun 2026. Dari yang semula hanya 40 sekolah pada tahun 2025, targetnya adalah 258 sekolah pada tahun berikutnya. “Rencananya 258 sekolah untuk 2026,” kata Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko, pada Rabu (13/8/2025) di Balai Kota Jakarta.






