Berita

Polri Amankan 33.800 Gereja dan 4.277 Objek Wisata Selama Operasi Lilin 2025

Advertisement

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaporkan telah mengamankan sebanyak 33.800 gereja dan 4.277 objek wisata selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang berlangsung pada masa Natal dan Tahun Baru. Selain itu, ratusan fasilitas transportasi publik dan pusat perbelanjaan juga turut diamankan.

Rincian Pengamanan

Kakorsabhara Polri Irjen Mulia Hasadungan Ritonga merinci bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. “Kami juga sudah melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup, yaitu di gereja 33.800,” ujar Ritonga saat memantau arus balik di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026).

Selain gereja, Polri juga mengamankan berbagai titik penting lainnya, termasuk:

  • 659 terminal
  • 545 pelabuhan
  • 185 bandara
  • 295 stasiun kereta api
  • 2.823 pusat perbelanjaan
  • 4.277 objek wisata
  • 1.852 titik pada malam tahun baru

“Selanjutnya, Polri menerjunkan 312.314 personel dalam Operasi Lilin 2025 ini. Mereka disebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Advertisement

Tujuan Operasi Lilin

Ritonga menambahkan bahwa Operasi Lilin 2025 bertujuan untuk menjaga makna kehidupan masyarakat, tidak hanya sebatas pengamanan fisik. “Pada tahun ini Polri melaksanakan kegiatan Operasi Lilin diikuti oleh 312.314 personel Polri dengan 2.928 pos yang terdiri dari 1.829 pos pengamanan, 766 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu,” ucapnya.

Ia menguraikan tujuh dimensi pengamanan khusus yang dilaksanakan:

  1. Pengamanan ibadah dan kegiatan spiritual lainnya.
  2. Pengamanan suka cita keluarga dan komunitas.
  3. Pengamanan mobilitas masyarakat.
  4. Pengamanan pusat-pusat keramaian.
  5. Pengamanan pusat-pusat perekonomian.
  6. Pengamanan terhadap ancaman bencana.
  7. Menjaga keamanan publik.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kedamaian bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah maupun menikmati masa liburan.

Advertisement