Berita

Pramugari Gadungan Khairun Nisa Beraksi, Motifnya Ternyata Demi Senangkan Orang Tua

Advertisement

Penyamaran Khairun Nisa sebagai pramugari Batik Air akhirnya terbongkar. Wanita asal Palembang, Sumatera Selatan, ini mengaku nekat berpura-pura menjadi pramugari hanya demi menyenangkan hati orang tuanya.

Nekat Berdandan Seperti Pramugari

“Rencananya hanya untuk menyenangkan orang tuanya saja,” kata Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian saat dihubungi, Kamis (8/1/2026).

Septian menjelaskan bahwa Khairun Nisa pernah melamar menjadi pramugari pada Maret 2025. Orang tuanya bahkan telah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah agar anaknya bisa menjadi pramugari. Namun, Khairun Nisa ternyata tidak lulus seleksi.

Demi menutupi kekecewaan orang tuanya, ia kemudian berdandan menyerupai pramugari Batik Air. “Jadi dia dulu pernah daftar pramugari dan ortunya sudah mengeluarkan uang, cuma dia nggak lulus. Jadi dia mau nunjukin ke keluarganya makanya dia pakai baju itu,” jelasnya.

Momen Penyamaran di Pesawat

Pada saat melakukan penerbangan ke Jakarta dari Palembang pada Selasa (6/1/2026), Khairun Nisa diantar oleh orang tuanya hingga ke bandara. Karena waktu yang mepet, ia tidak sempat mengganti pakaiannya.

“Pas berangkat (dari Palembang) diantar sama orang tuanya. Karena waktunya mepet dia nggak sempat ganti baju,” ujarnya.

Entah bagaimana ceritanya, Khairun Nisa berhasil naik ke pesawat dengan pakaian yang mirip seragam pramugari tanpa menimbulkan kecurigaan. Ia baru mulai dicurigai saat duduk di kursi penumpang.

Advertisement

“Pada saat di pesawat salah satu crew tanya ke dia ‘Mbak diklat tahun berapa?’ bingung dia, akhirnya gelagapan. Di situ ketahuannya,” katanya.

Dibawa ke Polres, Tidak Ditahan

Cabin crew kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta. Khairun Nisa akhirnya dibawa ke Polres Bandara Soekarno-Hatta setibanya pesawat di Jakarta.

“Setelah proses turun penumpang, Saudari Khairun Nisa dibawa ke kantor Polresta Bandara Soetta guna penyelidikan lebih lanjut,” tutur Septian.

Septian menambahkan bahwa Khairun Nisa tidak sampai ditahan. Pihak maskapai, kata Septian, juga tidak menempuh jalur hukum.

“Intinya yang bersangkutan tidak ditahan karena tidak ada unsur, hanya pakaian dan barang-barangnya diamankan. Pihak Batik Air juga sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut,” pungkasnya.

Advertisement