Sepakbola

Roy Keane Ragukan Pengalaman Michael Carrick Bawa Manchester United Raih Gelar Juara

Advertisement

London, CNN Indonesia – Mantan kapten legendaris Manchester United, Roy Keane, menyuarakan keraguan terhadap kemampuan Michael Carrick untuk membawa klub berjuluk Setan Merah itu meraih gelar juara. Keane menilai Carrick belum memiliki cukup pengalaman dan ‘pengetahuan sepakbola’ yang memadai untuk memimpin MU di level tertinggi.

Keraguan Keane Terhadap Carrick

Carrick ditunjuk sebagai manajer interim MU setelah pemecatan manajer sebelumnya. Sejauh ini, performa Carrick terbilang impresif, berhasil membawa MU meraih kemenangan atas rival kuat seperti Manchester City dan Arsenal. Hasil positif ini bahkan mulai memunculkan spekulasi bahwa Carrick layak mendapatkan posisi manajer tetap.

Namun, pandangan Keane berbeda. Ia berpendapat bahwa pengalaman Carrick sebagai caretaker MU pada tahun 2021 dan sebagai manajer Middlesbrough dari 2022 hingga 2025 belum cukup untuk mengemban tanggung jawab besar di Manchester United.

“Menjadi caretaker itu berbeda dari jadi manajer MU mencoba untuk juara liga dalam dua atau lima tahun ke depan,” ujar Keane dalam podcast Stick To Football, seperti dikutip Sky Sports.

Keane membandingkan situasi MU dengan Arsenal yang dinilainya sudah memiliki skuad dan pengalaman yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar juara liga.

“Kita bicara soal apa yang dibutuhkan Arsenal dalam upaya untuk juara liga, pemainnya ada, pengalaman baru untuk mereka. Jadi Michael Carrick akan jadi manajer Manchester United? Dia belum punya cukup pengalaman. Saya kira dia tidak punya cukup pengetahuan sepakbola,” tegas Keane.

Advertisement

Ambisi Juara Manchester United

Meskipun demikian, Keane tidak menutup kemungkinan jika Carrick mampu membuktikan keraguannya salah. Ia menyatakan akan memberikan apresiasi jika Carrick berhasil membawa MU meraih kesuksesan.

“Saya tidak bilang Michael Carrick tidak bisa jadi manajer top, tapi pemilihan waktu untuknya jadi manajer Manchester United di musim panas? Saya tidak yakin. Kalau dia memang jadi dan membuktikan saya keliru dan mulai bersaing dan juara, saya akan bilang, ‘begini, luar biasa’. Lupakan empat besar atau lima besar selama beberapa tahun ke depan. Saya bicara soal menjadi juara. Di sana lah seharusnya United berada,” katanya.

Sebelumnya, Michael Carrick sendiri telah memberikan komentarnya usai kemenangan atas Manchester City dan Arsenal. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati meskipun meraih hasil positif.

“Menang iya, jemawa jangan,” ujar Carrick menanggapi performa apik timnya.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement