Manchester – Pemegang saham minoritas Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, mengakui bahwa dirinya tidak populer di kalangan penggemar klub berjuluk Setan Merah tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah baginya, karena fokus utamanya adalah membawa Manchester United menjadi lebih baik.
Perombakan di Old Trafford
Sejak menjadi pemegang saham minoritas pada Februari 2024, Sir Jim Ratcliffe telah mengambil alih kendali operasional klub. Ia dikenal dengan pendekatan yang tegas, melakukan berbagai efisiensi, termasuk pemotongan gaji dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari upaya membenahi kondisi keuangan Manchester United yang dinilai tidak stabil.
Fokus pada Perbaikan, Bukan Popularitas
Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Sir Jim Ratcliffe secara terbuka mengakui ketidakpopulerannya di kalangan penggemar. “Ya, saya sangat tidak populer di sini,” ujarnya. Namun, ia menambahkan, “Akan tetapi, kami telah melakukan banyak perubahan. Saya yakin, hasil akan mulai terbukti.”
Meskipun hanya memegang saham minoritas, keluarga Glazer masih menjadi pemegang saham mayoritas, Sir Jim Ratcliffe memiliki kuasa penuh dalam menjalankan aktivitas klub. Ia menyatakan komitmennya untuk melakukan tindakan yang diperlukan demi kemajuan klub, meskipun hal tersebut mungkin tidak disukai dalam jangka pendek.
“Kami melakukan hal-hal yang harus dilakukan di Manchester United walau terbilang sulit. Yang penting, hal itu benar untuk dilakukan meski saya tidak disenangi untuk sementara ini,” tutupnya.
Sumber: 90Menit.ID






