London – Spekulasi mengenai masa depan Thomas Frank di Tottenham Hotspur semakin kencang menyusul rentetan hasil buruk yang diraih klub. Namun, pelatih asal Denmark itu menyatakan keyakinannya tidak akan dipecat dari kursi manajer The Lilywhites.
Tren Buruk Tottenham Berlanjut
Kekalahan terbaru Tottenham terjadi pada pekan ke-26 Liga Inggris, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri, Tottenham Hotspur Stadium, tim asuhan Frank menyerah 1-2 dari Newcastle United.
Hasil tersebut semakin memperpanjang catatan negatif Tottenham di Liga Inggris sejak memasuki tahun 2026. Sebagai juara bertahan Liga Europa, mereka belum mampu meraih kemenangan dalam delapan pertandingan liga terakhir. Rinciannya, Tottenham mencatat empat kali imbang dan empat kali kalah, hanya mampu mengumpulkan empat poin dari delapan laga tersebut.
Ancaman Degradasi Semakin Nyata
Performa yang menurun drastis ini berdampak langsung pada posisi Tottenham di klasemen sementara Liga Inggris. Klub asal London Utara itu kini merosot ke peringkat 16 dengan mengoleksi 29 poin. Mereka hanya berjarak lima angka dari zona degradasi, membuat ancaman turun kasta semakin nyata.
Frank Tetap Optimistis
Thomas Frank menjadi sorotan utama atas performa buruk Tottenham. Sejumlah pendukung bahkan secara terbuka meminta pelatih berusia 52 tahun itu untuk segera meninggalkan klub, bahkan tidak segan mengolok-oloknya di tengah pertandingan. Sebuah video yang diunggah oleh akun @TheSpursExpress di platform X (sebelumnya Twitter) menunjukkan para penggemar Tottenham meneriakkan “it’s time to go” kepada Frank.
Menanggapi desakan dari para penggemar, Thomas Frank menanggapinya dengan santai. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pihak klub tidak akan mengambil keputusan terburu-buru dan masih mempercayainya untuk memimpin tim.
“Saya yakin saya akan memimpin. Saya paham mudah untuk menyalahkan saya, tetapi ini bukan hanya tentang pelatih kepala, atau pemilik, atau pemain, atau staf. Ini tentang semua orang,” kata Frank, dilansir dari The Sun.
Ia menambahkan, “Kami tidak berada di posisi teratas sekarang. Semua orang tahu, para direktur, pemilik, dan saya sendiri, di posisi mana kami berada dan apa yang perlu kami tingkatkan dan lakukan dengan lebih baik. Itulah yang sedang kami kerjakan dengan sangat keras.”
Profil Thomas Frank di Tottenham
Thomas Frank ditunjuk sebagai manajer Tottenham untuk menggantikan Ange Postecoglu pada musim panas 2025. Ia terikat kontrak dengan klub asal London Utara tersebut hingga tahun 2028.
(bay/aff)
Sumber: 90Menit.ID






