Pangkep – Tim Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan satu korban dari pesawat ATR 42-500 yang jatuh dan menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Korban yang identitas dan kondisinya belum terungkap, kini tengah dalam proses evakuasi dari lereng gunung.
Kabar Gembira dari Lereng Gunung
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengumumkan penemuan korban di Posko Tim SAR di Desa Tompobulu, Balocci, Pangkep. “Hari ini ada kabar gembira, tim kita selain berhasil mengevakuasi beberapa puing pesawat, rupanya tadi sudah ditemukan satu korban,” ujar Bangun Nawoko, dilansir detikSulsel, Minggu (18/1/2026).
Meskipun demikian, Bangun Nawoko belum memberikan detail mengenai kondisi korban. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah proses evakuasi yang membutuhkan upaya ekstra karena medan yang sulit. “Kondisi korban kita belum menyampaikan di sini yang jelas ini butuh effort yang cukup keras karena memang kondisinya luar biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Dan sekarang sudah berupaya untuk kita evakuasi ke Posko AJU di Tompobulu ini.”
Lokasi Penemuan dan Identitas Korban
Menurut informasi yang disampaikan Bangun Nawoko, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya serpihan pesawat. Posisi penemuan korban berada di lereng gunung.
Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui membawa total sebelas orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang. Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.






