Jakarta – Sebuah insiden tak biasa terjadi dalam penerbangan Batik Air rute Palembang menuju Jakarta. Seorang wanita penumpang kedapatan mengenakan seragam yang sangat mirip dengan pramugari maskapai tersebut, memicu kehebohan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Kronologi Penyamaran
Kejadian ini bermula ketika wanita yang belakangan diketahui bernama Khairun Nisa, berhasil melakukan perjalanan dari Palembang ke Jakarta pada Selasa (6/1/2026) dengan busana yang menyerupai seragam pramugari Batik Air. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, ia terlihat berdandan rapi dengan rambut disanggul, mengenakan pakaian yang identik dengan kru maskapai.
Menurut Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Septian, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya wanita yang diduga pramugari gadungan tersebut pada Selasa malam, sekitar pukul 22.00 WIB. “Piket Satreskrim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya satu orang wanita yang diduga pramugari gadungan memakai seragam maskapai Batik Air pada saat melakukan penerbangan Pesawat Batik Air ID 7058 rute Palembang (PLM)-Jakarta (CGK) pukul 18.20 WIB,” jelas Ipda Septian dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Teguran di Udara dan Laporan ke Avsec
Selama penerbangan, Khairun Nisa sempat mendapat teguran dari awak kabin Batik Air terkait pakaian yang dikenakannya. “Wanita atas nama Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh perusahaan PT Lion Grup,” ungkapnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, awak kabin kemudian melaporkan temuan ini kepada pihak Aviation Security (Avsec). Setelah pesawat mendarat di Jakarta, wanita tersebut langsung dibawa ke kantor Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menjalani pemeriksaan. “Setelah proses turun penumpang, Saudari Khairun Nisa dibawa ke kantor Polresta Bandara Soetta guna penyelidikan lebih lanjut,” tutur Ipda Septian.
Tidak Ditahan, Maskapai Tak Menempuh Jalur Hukum
Ipda Septian menambahkan bahwa Khairun Nisa tidak sampai ditahan oleh pihak kepolisian. Pihak maskapai Batik Air juga dilaporkan tidak menempuh jalur hukum terkait insiden ini. “Intinya yang bersangkutan tidak ditahan karena tidak ada unsur, hanya pakaian dan barang-barangnya diamankan. Pihak Batik Air juga sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut,” pungkasnya.






