Madrid – Nasib Alvaro Arbeloa di kursi kepelatihan Real Madrid tampaknya tidak akan bertahan lama. Kekalahan di laga debutnya melawan Albacete di Copa del Rey memunculkan spekulasi bahwa klub segera mencari pengganti. Arbeloa, yang baru berusia 42 tahun, ditunjuk sebagai pelatih interim menggantikan Xabi Alonso yang dipecat awal pekan ini. Sebelumnya, Arbeloa menangani tim cadangan Real Madrid.
Debut Buruk di Copa del Rey
Pertandingan pertama Arbeloa bersama tim senior Real Madrid berakhir dengan hasil yang mengecewakan. Menghadapi tim divisi dua, Albacete, di babak 16 besar Copa del Rey pada Kamis (15/1/2026), Los Blancos takluk dengan skor 2-3. Kekalahan ini membuat Real Madrid tersingkir dari kompetisi tersebut.
Madrid Mulai Cari Kandidat Pelatih Baru
Kurang dari 24 jam setelah kekalahan tersebut, rumor mengenai penggantian Arbeloa mulai berhembus kencang. Laporan dari Cadena SER menyebutkan bahwa manajemen Real Madrid telah aktif mencari kandidat pelatih potensial untuk musim 2026/2027. Hal ini mengindikasikan bahwa Arbeloa kemungkinan besar hanya akan menukangi tim hingga akhir musim ini, meskipun sebelumnya santer dikabarkan telah menandatangani kontrak pasca musim ini berakhir.
Keputusan untuk memperpanjang kontrak Arbeloa sebelumnya dikabarkan bertujuan untuk memberikan otoritas lebih besar kepada pelatih di ruang ganti. Namun, dalam konferensi pers pasca pertandingan, Arbeloa sendiri tidak dapat memberikan jawaban pasti mengenai status kepelatihannya di tim utama.
Juergen Klopp Jadi Kandidat Utama?
Pertanyaan besar kini mengarah pada siapa pelatih yang akan dikejar Real Madrid di bursa transfer musim panas mendatang. Sejauh ini, nama Juergen Klopp paling santer dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu. Klopp, yang saat ini tidak terikat kontrak dengan klub manapun setelah meninggalkan Liverpool, sempat memberikan sinyal menjauh dari spekulasi tersebut. Namun, rumor terbaru menyebutkan bahwa Klopp bersedia mempertimbangkan tawaran Madrid jika klub menunjukkan keseriusan.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar, Arbeloa mengakui kekalahan tersebut. “Salah saya!” ujarnya, merujuk pada hasil buruk timnya yang dibungkam tim kasta kedua.






