Berita

Andre Rosiade Kawal Kasus Pelecehan Anak di Pasir Jambak, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Advertisement

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendatangi langsung rumah keluarga korban kasus pelecehan anak di kawasan Pasir Jambak, Kota Padang, pada Selasa (20/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan moril kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum berjalan cepat serta berpihak pada korban.

Dalam pertemuan dengan keluarga korban, Andre Rosiade menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas. Ia menekankan bahwa negara tidak boleh abai terhadap kejahatan seksual terhadap anak dan pelaku harus segera diproses secara hukum.

“Sengaja saya datang dan membawa langsung Pak Wakapolresta, Pak Kanit, serta penyidik lengkap ke sini untuk memastikan Uni Esi mendapatkan keadilan. Kita pastikan pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap, supaya Uni dan keluarga tidak lagi hidup dalam ketakutan,” tegas Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1/2026).

Kehadiran Andre merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang disampaikan melalui kanal pengaduan “Lapor Pak Andre”. Dalam aduan tersebut, ibu korban bernama Esi melaporkan bahwa anaknya, RS yang berusia 5 tahun, menjadi korban pencabulan oleh seorang pria tua berumur 60 tahun yang merupakan tetangga di lingkungan tempat tinggal mereka. Kekhawatiran keluarga semakin besar karena terduga pelaku masih bebas berkeliaran di sekitar rumah korban.

Sebagai bentuk kepedulian, Andre juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban untuk membantu biaya pengobatan serta pemulihan psikis RS. Ia berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku dijatuhi hukuman setimpal.

Advertisement

Wakapolresta Padang, AKBP Faidil Zikri, yang turut mendampingi Andre, memastikan bahwa laporan tersebut telah ditangani secara serius dan sudah masuk tahap penyidikan. Ia menegaskan komitmen kepolisian untuk mempercepat proses hukum demi melindungi korban dan mencegah terjadinya korban lain.

“Perkara ini sudah kami tangani dan saat ini dalam proses penyidikan. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan menetapkan tersangka dan melakukan penangkapan. Pelaku akan segera ditahan agar anak Uni bisa mulai pulih dan tidak terus mengalami trauma,” ujar Faidil.

Ibu korban, Esi, mengungkapkan kondisi psikologis anaknya yang mengalami trauma berat pascakejadian. RS kerap menangis, ketakutan, dan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan. “Anak saya trauma sekali, Pak. Dia sering menangis dan ketakutan. Kami sangat berharap pelaku segera ditangkap supaya tidak ada lagi korban lain di lingkungan kami,” pungkas Esi.

Advertisement