Angin puting beliung menerjang Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada Kamis (8/1/2026), menyebabkan tiga penerbangan terpaksa dialihkan pendaratannya ke Bandara Ahmad Yani, Semarang. Meskipun demikian, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, memastikan seluruh fasilitas terminal dan area sisi udara dalam kondisi aman pascakejadian.
Fasilitas Aman, Tidak Ada Korban Jiwa
Muhammad Tohir menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Ia menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang yang terjadi mengakibatkan beberapa pohon di area parkir Terminal 1 tumbang dan mengenai kendaraan. “Benar terjadi hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan beberapa pohon di area parkir Terminal 1 tumbang dan mengenai kendaraan. Namun kami pastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Muhammad Tohir dilansir detikJatim.
Sesaat setelah kejadian, tim bandara segera melakukan penanganan dan pembersihan di lokasi agar aktivitas dapat kembali normal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Tiga Penerbangan Dialihkan
Meskipun fasilitas bandara dinyatakan aman, dampak cuaca ekstrem tersebut sempat memengaruhi operasional penerbangan. Tercatat ada tiga penerbangan yang melakukan pengalihan pendaratan atau divert ke Bandara Ahmad Yani Semarang.
“Terdapat tiga penerbangan yang melakukan divert ke Semarang. Namun secara umum, operasional dan pelayanan bandara tetap berjalan normal,” ungkap Tohir.






