Sepakbola

AS Roma Krisis Penyerang, Gasperini Desak Manajemen Datangkan Amunisi Baru di Januari

Advertisement

AS Roma menghadapi masalah serius di lini serang yang belum memuaskan pelatih Gian Piero Gasperini. Menyadari performa yang kurang optimal, Gasperini berharap klub dapat mendatangkan amunisi baru pada bursa transfer Januari mendatang untuk mendongkrak performa tim.

Performa Lini Serang yang Belum Meyakinkan

Dalam pertandingan terakhir melawan Juventus di Allianz Stadium pada Minggu (21/12/2025), AS Roma harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2. Dalam laga tersebut, Paulo Dybala dan Matias Soule dipercaya memimpin lini serang ‘I Lupi’. Sementara itu, rekrutan baru Evan Ferguson baru diturunkan pada babak kedua.

Meskipun Dybala dan Soule menunjukkan kualitas teknik yang mumpuni, performa mereka dinilai belum cukup garang untuk membongkar pertahanan lawan. Gasperini pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap beberapa rekrutan baru, termasuk Ferguson.

“Ferguson masih belum meyakinkan saya, termasuk di babak kedua hari ini. Bukan cuma tekniknya, dia dan beberapa rekrutan baru belum sepenuhnya nyetel dengan semangat tim ini,” ujar Gasperini seperti dilansir Football Italia. Ia menambahkan, “Kami punya tim yang sangat solid, Dybala dan Soule mereka tidak mendapat servis yang tepat malam ini, tapi kualitas tekniknya jauh di atas yang lain. Saya jelas akan mengambil pilihan yang sama lagi.”

Advertisement

Harapan di Bursa Transfer Januari

Menyikapi kondisi ini, Gasperini sangat berharap AS Roma dapat mendatangkan penyerang baru pada bursa transfer Januari. Ia optimis bahwa jendela transfer tersebut dapat menjadi solusi bagi Roma untuk mengejar ketertinggalan dari tim-tim papan atas Serie A.

“Saya tidak tahu apakah itu akan datang dari bursa transfer, tapi itu jelas sebuah peluang,” ucap Gasperini. “Kami harus menargetkan perbaikan dan saya harap bursa transfer Januari bisa membantu kami. Ini tidak mudah, tapi kami harus percaya,” katanya.

Posisi Klasemen dan Produktivitas Gol

Saat ini, AS Roma menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengoleksi 30 poin. Tim ‘Serigala Roma’ tertinggal tiga angka dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen. Di antara tim-tim yang menghuni lima besar, Roma tercatat memiliki produktivitas gol paling rendah, yaitu hanya 17 gol dari 16 pertandingan yang telah dilakoni.

Advertisement