Manchester United tengah menghadapi krisis pemain jelang paruh kedua Liga Inggris musim 2025/2026. Sejumlah pilar utama dipastikan absen akibat cedera dan panggilan tugas negara di Piala Afrika, membuat tim berjuluk Setan Merah itu terancam pincang.
Absen Akibat Suspensi dan Cedera
Kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada Minggu (21/12) lalu semakin memperburuk situasi United. Gelandang bertahan andalan, Casemiro, harus absen dalam laga tersebut karena akumulasi lima kartu kuning. Ia dipastikan tidak dapat bermain di pertandingan berikutnya.
Situasi semakin genting dengan cedera yang dialami kapten tim, Bruno Fernandes. Pemain asal Portugal ini mengalami cedera paha belakang yang diperkirakan akan membuatnya menepi selama minimal sebulan. BBC melaporkan bahwa absennya Fernandes, yang menjadi motor serangan dan pencetak gol terbanyak kedua bagi United musim ini, akan menjadi pukulan telak bagi ambisi tim.
Selain Bruno, beberapa pemain kunci lainnya juga dilaporkan mengalami cedera. Harry Maguire, Kobbie Mainoo, dan Mathijs de Ligt masuk dalam daftar pemain yang harus beristirahat. Benjamin Sesko pun belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut yang dideritanya.
Pemain ke Piala Afrika
Badai cedera ini diperparah dengan kepergian tiga pemain United untuk membela negara masing-masing di ajang Piala Afrika. Bryan Mbeumo, top skor klub sementara, akan memperkuat Kamerun. Amad Diallo dipanggil memperkuat Pantai Gading, sementara Noussair Mazraoui akan bergabung dengan Maroko.
Absennya para pemain kunci ini membuat Manchester United tidak jadi melepas striker Joshua Zirkzee di bursa transfer Januari mendatang. Tim pelatih membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat.
Ambisi Papan Atas Terancam
Saat ini, Manchester United menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Chelsea yang berada di peringkat keempat, zona terakhir Liga Champions. Namun, United juga harus waspada karena enam tim di bawahnya memiliki selisih poin yang sangat tipis, tidak lebih dari tiga poin.
Dengan kondisi skuad yang compang-camping, misi United untuk kembali merangkak ke papan atas klasemen semakin berat. Performa tim di paruh kedua musim akan sangat bergantung pada bagaimana Erik ten Hag dapat mengatasi krisis pemain ini.






