Sepakbola

Barcelona Pertahankan Hansi Flick, Perpanjangan Kontrak Jadi Prioritas Utama Klub

Advertisement

Barcelona tampaknya belum ingin berpisah dengan pelatih asal Jerman, Hansi Flick. Meskipun masih menyisakan satu musim lagi dalam kontraknya yang berlaku hingga musim panas 2027, manajemen klub berencana untuk segera memperpanjang masa baktinya.

Dukungan Penuh dari Petinggi Klub

Hansi Flick telah memimpin Barcelona sejak tahun 2024, dengan kontrak awal yang mencakup tiga musim. Menurut laporan dari Diaro Sport, Barcelona masih memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan Flick. Musim lalu, ia berhasil membawa klub meraih seluruh gelar domestik, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas kepelatihannya.

Selain kesuksesan di kompetisi domestik, Flick juga dinilai berhasil dalam mengembangkan talenta muda akademi Barcelona. Beberapa nama pemain muda yang bersinar di bawah asuhannya antara lain Pau Cubarsi (18 tahun), Marc Bernal (18 tahun), dan bintang muda yang sudah dikenal luas, Lamine Yamal (18 tahun).

Para petinggi Barcelona, termasuk Presiden Klub Joan Laporta dan Direktur Olahraga Deco, menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap visi dan metode kepelatihan Flick. Mereka memprioritaskan perpanjangan kontrak sang pelatih untuk menjaga stabilitas tim dan melanjutkan proyek jangka panjang.

Advertisement

Sikap Flick dan Ketidakpastian Pemilihan Presiden Klub

Di sisi lain, Hansi Flick dilaporkan bersikap tenang dan menanti tawaran perpanjangan kontrak dari pihak Barcelona. Hubungannya dengan klub dan kota tampaknya baik, memberikan sinyal positif untuk negosiasi di masa mendatang.

Namun, situasi ini juga diwarnai ketidakpastian terkait pemilihan presiden klub baru yang dijadwalkan pada awal tahun 2026. Pergantian kepemimpinan klub berpotensi membawa perubahan visi dan misi, yang bisa saja memengaruhi keputusan terkait masa depan pelatih.

Pertanyaan besar yang mengemuka adalah apakah presiden klub terpilih nantinya akan tetap menggunakan jasa Flick atau justru mencari arah baru. Keputusan ini akan menjadi krusial bagi kelanjutan proyek Barcelona di bawah arahan Hansi Flick.

Advertisement