Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya 1.826 bencana melanda wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat berbagai peristiwa bencana.
Rincian Kejadian Bencana
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, merinci data tersebut pada Jumat (2/1/2025). “Rekapitulasi taksiran dampak kejadian bencana hasil kaji cepat periode Januari-Desember 2025 total 1.826, meninggal karena bencana 5 orang,” ujarnya.
Bencana yang paling mendominasi adalah angin kencang, dengan total 919 kejadian. Posisi kedua ditempati oleh tanah longsor yang terjadi sebanyak 587 kali.
“Bencana banjir sebanyak 163 kejadian,” jelas Adam.
Selain itu, tercatat pula 70 kejadian pergerakan tanah dan 47 kejadian bencana non-alam. Bencana gempa bumi dilaporkan terjadi sebanyak 26 kali.
“Kemudian bencana kekeringan 11 kejadian dan kebakaran hutan atau lahan sebanyak 3 kejadian,” pungkasnya.
Sebelumnya, BPBD juga telah mengingatkan potensi banjir menyusul status Siaga 3 Bendung Katulampa.






