Sepakbola

Chelsea vs Burnley Diwarnai Dugaan Rasisme, Fofana dan Mejbri Jadi Sasaran

Advertisement

Pertandingan Liga Inggris antara Chelsea melawan Burnley di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB diwarnai insiden yang tidak menyenangkan. Dua pemain, Wesley Fofana dari Chelsea dan Hannibal Mejbri dari Burnley, dilaporkan menjadi korban pelecehan bernuansa rasial dari sebagian penonton.

Hasil Pertandingan dan Imbasnya

Duel tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Chelsea sempat unggul cepat melalui gol Joao Pedro di menit keempat, namun keunggulan tersebut sirna setelah Zian Flemming mencetak gol balasan di pengujung laga. Situasi Chelsea semakin sulit ketika mereka harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72 akibat kartu kuning kedua yang diterima salah satu pemainnya.

Hasil imbang ini berdampak pada posisi Chelsea di klasemen sementara. Mereka naik ke peringkat keempat dengan 45 poin, namun hanya unggul selisih gol dari Manchester United dan tiga poin dari Liverpool. Mengingat ketatnya persaingan di papan atas, hasil ini terasa seperti kekalahan bagi kubu The Blues.

Fofana Ungkap Kekecewaan Mendalam

Kekecewaan atas hasil imbang tersebut tampaknya memicu kemarahan sebagian pendukung Chelsea, yang sayangnya diarahkan kepada pemain mereka sendiri, Wesley Fofana. Bek asal Prancis itu menjadi sasaran cemooh dan bahkan pelecehan berbau rasial. Fofana mengungkapkan kekecewaannya melalui akun Instagramnya, menyatakan bahwa situasi tersebut belum berubah.

“Tahun 2026, tetap sama saja, tidak ada yang berubah. Orang-orang ini tidak pernah dihukum,” tulis Fofana, yang merasa ini bukan kali pertama ia mengalami perlakuan serupa. Setahun sebelumnya, saat Chelsea kalah dari Arsenal, Fofana juga menjadi sasaran pelecehan serupa.

Advertisement

Menanggapi insiden tersebut, Chelsea mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk keras perilaku tersebut. “Perilaku seperti ini tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai klub. Tidak ada ruang untuk rasisme,” tegas klub.

Mejbri Juga Menjadi Target

Tidak hanya Fofana, pemain Burnley, Hannibal Mejbri, juga dilaporkan mengalami serangan serupa dari fans Chelsea. Mejbri menyatakan kekesalannya atas masih adanya tindakan diskriminatif di era sepak bola modern.

“Tidak ada tempat bagi tindakan seperti ini di masyarakat. Klub punya tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap segala bentuk diskriminasi,” demikian pernyataan resmi dari Burnley, yang menegaskan sikap klubnya terhadap isu rasisme.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement