Barcelona menghadapi kenyataan pahit setelah menelan dua kekalahan beruntun yang menjadi tamparan keras bagi ambisi mereka di Liga Champions musim ini. Tim asuhan Hansi Flick tersebut dihajar Atletico Madrid 0-4 di ajang Copa del Rey, sebelum kemudian takluk 1-2 dari Girona di kandang sendiri.
Perlu Perbaikan Efisiensi Serangan
Kekalahan-kekalahan ini menyadarkan Barcelona bahwa mereka perlu melakukan perbaikan signifikan jika ingin bersaing memperebutkan gelar Liga Champions. Gelandang Barcelona, Dani Olmo, secara tegas menyatakan bahwa timnya harus berbenah. Ia menyoroti masalah utama yang dihadapi tim adalah efisiensi dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.
“Liga Champions akan berat. Kami harus mengubah banyak hal kalau ingin bersaing untuk memenanginya,” ujar Olmo seperti dikutip dari Mundo Deportivo. “Kalau kami bisa menuntaskan peluang-peluang yang kami dapat, kami bakalan menang sih. Semuanya tergantung kami sendiri.”
Masalah pemanfaatan peluang menjadi krusial mengingat strategi menyerang yang diusung oleh pelatih Hansi Flick. Setiap kegagalan dalam memaksimalkan kesempatan dapat berujung pada ancaman serangan balik cepat dari lawan.
Motivasi dari Kegagalan Musim Lalu
Barcelona sendiri telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan kini menanti calon lawan mereka. Musim lalu, langkah Barcelona terhenti di semifinal setelah kalah dramatis dengan agregat 6-7 dari Inter Milan.
Olmo menambahkan bahwa pengalaman pahit musim lalu menjadi motivasi tambahan bagi tim. “Musim ini spesial. Musim lalu kami sudah nyaris, tiket final itu direnggut dari kami,” tuturnya.
Sumber: 90Menit.ID






