Burnley – Darren Fletcher dipastikan akan memimpin Manchester United setidaknya dalam satu pertandingan lagi. Pria asal Skotlandia itu akan mendampingi tim berjuluk Setan Merah dari pinggir lapangan saat menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga ronde ketiga Piala FA, Minggu (11/1/2026).
Fletcher ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada Senin (5/1/2026). Laga debutnya sebagai pelatih sementara berakhir imbang 2-2 melawan Burnley di Turf Moor pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Usai pertandingan, Fletcher mengungkapkan bahwa manajemen klub telah menginformasikan kepadanya bahwa ia akan tetap menjabat sebagai caretaker hingga pertandingan melawan Brighton. Ia memperkirakan manajer interim definitif baru akan ditunjuk untuk mendampingi tim saat menghadapi Manchester City pada 17 Januari.
“Mereka menginformasikan pada saya bahwa mereka ingin saya memimpin tim ini pada Minggu,” ujar Fletcher, mengutip laporan BBC. “Mereka” yang dimaksud Fletcher adalah CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox.
Fletcher menambahkan, “Ada perasaan bahwa memang niatnya seperti itu pada Senin lalu, tapi kami ingin fokus ke Burnley. Saya sudah ditugaskan memimpin tim Minggu, jadi sekarang fokus dan energi saya tercurah ke sana.”
Nasib Manajer Baru Masih Misteri
Sementara itu, masa depan posisi manajer interim Manchester United masih diselimuti ketidakpastian. The Guardian melaporkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut hingga akhir musim. Namun, Michael Carrick juga disebut-sebut sebagai pesaing kuat.
Keputusan mengenai siapa yang akan ditunjuk sebagai manajer interim baru rencananya akan diambil oleh Berrada dan Wilcox setelah melakukan wawancara dengan kedua kandidat pada Kamis dan Jumat pekan ini.
Solskjaer memiliki rekam jejak sebagai manajer interim MU pada tahun 2018, menggantikan Jose Mourinho sebelum akhirnya dipermanenkan. Ia menjabat sebagai manajer utama hingga dipecat pada tahun 2021.
Di sisi lain, Michael Carrick pernah menjabat sebagai asisten manajer di bawah Mourinho dan Solskjaer. Ia juga sempat menjadi caretaker selama tiga pertandingan setelah pemecatan Solskjaer pada akhir 2021, sebelum akhirnya memutuskan hengkang setelah Ralf Rangnick ditunjuk sebagai manajer interim.
Terdapat laporan yang menyebutkan bahwa jika Solskjaer kembali dipercaya sebagai manajer interim, Carrick kemungkinan akan kembali mendampinginya sebagai asisten. Namun, belum ada konfirmasi mengenai skenario sebaliknya.






