Sepakbola

Debut Arbeloa Berakhir Tragis, Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey

Advertisement

Albacete – Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid berakhir antiklimaks. Ia menelan kekalahan memalukan 2-3 dari tim divisi dua, Albacete, pada babak 16 besar Copa del Rey di Stadium Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini mengulang catatan buruk Julen Lopetegui pada debutnya.

Kekalahan Dramatis di Menit Akhir

Pertandingan berjalan dramatis sejak awal. Albacete membuka keunggulan melalui gol Javi Villar pada menit ke-42. Real Madrid sempat menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui gol Franco Mastantuono (menit ke-48).

Namun, tuan rumah kembali unggul berkat gol kedua Jefte Betancor pada menit ke-82. Real Madrid kembali menunjukkan mental juara dengan menyamakan skor melalui Gonzalo Garcia di menit 90+1. Sayangnya, kebahagiaan Madrid hanya berlangsung sesaat.

Di menit akhir pertandingan, Jefte Betancor kembali mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Albacete. Kekalahan ini membuat Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey.

Arbeloa Ikuti Jejak Lopetegui

Bagi Arbeloa, kekalahan ini menjadi noda pada debutnya sebagai pelatih utama Real Madrid, menggantikan Xabi Alonso. Ia menyamai rekor buruk Julen Lopetegui yang juga menelan kekalahan pada laga debutnya memimpin Los Blancos.

Advertisement

Lopetegui pernah merasakan hal serupa pada tahun 2018, saat Real Madrid kalah 2-4 dari Atletico Madrid di ajang Piala Super Spanyol. Data menunjukkan, dari sepuluh pelatih terakhir Real Madrid, hanya Lopetegui dan Arbeloa yang mengalami kekalahan di laga debut.

Sementara itu, Jose Mourinho dan Xabi Alonso tercatat pernah meraih hasil imbang. Pelatih lain seperti Rafael Benitez, Zinedine Zidane, Santiago Solari, dan Carlo Ancelotti berhasil meraih kemenangan di pertandingan pertama mereka.

Fokus ke LaLiga dan Liga Champions

Kekalahan di Copa del Rey ini menambah daftar hasil minor Real Madrid musim ini. Sebelumnya, tim asal ibu kota Spanyol itu juga harus mengakui keunggulan Barcelona di Piala Super Spanyol. Dengan demikian, Real Madrid kini hanya menyisakan perjuangan di LaLiga dan Liga Champions.

Advertisement