Sepakbola

Debut Igor Tudor: Tottenham Hotspur Dibantai Arsenal, Akui Kesenjangan Level Permainan

Advertisement

London – Manajer interim Tottenham Hotspur, Igor Tudor, mengakui keunggulan telak Arsenal dalam laga debutnya yang berakhir dengan kekalahan 1-4. Tudor menyatakan bahwa timnya masih kalah kelas dibandingkan The Gunners.

Debut Pahit Tudor di Tottenham Hotspur Stadium

Igor Tudor melakoni debutnya sebagai pengganti Thomas Frank saat Spurs menjamu Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (22/2/2026) malam WIB. Harapan untuk meraih kemenangan liga pertama di tahun ini pupus setelah timnya tampil di bawah tekanan Arsenal sejak menit awal.

Pertandingan sempat berjalan imbang setelah gol pembuka Eberechi Eze di menit ke-36 untuk Arsenal disamakan oleh Randal Kolo Muani dua menit berselang. Namun, di babak kedua, Tottenham Hotspur tidak berdaya menghadapi serangan Arsenal. Tiga gol tambahan dari Eze dan sepasang gol Viktor Gyokeres memastikan kemenangan telak Arsenal dengan skor 1-4.

Posisi Klasemen yang Mengkhawatirkan

Hasil minor ini membuat Tottenham Hotspur semakin terbenam di posisi ke-16 klasemen Liga Inggris dengan mengoleksi 29 poin. Mereka kini terpaut empat angka dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Kekalahan ini juga menandai kekalahan ketiga beruntun Spurs dalam lima pertandingan terakhir.

Sepanjang tahun 2026, Tottenham Hotspur belum meraih kemenangan sama sekali, hanya mengumpulkan empat poin dari beberapa pertandingan. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Igor Tudor.

Tudor Akui Kesenjangan Level dengan Arsenal

Bagi Tudor, hasil pertandingan ini menjadi pembelajaran penting bahwa Tottenham Hotspur belum berada pada level yang sama dengan Arsenal. Ia menegaskan bahwa kesenjangan ini tidak bisa ditutupi hanya dengan beberapa sesi latihan.

Advertisement

“Arsenal mungkin adalah tim terbaik dunia saat ini. Jika kami berpikir bahwa hari ini adalah derby dan kami bisa memberikan yang lebih secara mental dan motivasi, tapi faktanya hal seperti ini tidak bisa terjadi hanya dalam 3-4 sesi latihan. Mustahil,” ujar Tudor seperti dikutip ESPN.

Ia menambahkan, “Jadi ini bukan tim yang sempurna untuk bermain di laga pertama, tapi kami butuh tampil bagus dan hari ini saya tahu levelnya seperti apa.”

Tudor mengakui adanya perbedaan kualitas yang signifikan antara kedua tim. “Memang ada gap besar antara kedua tim, Arsenal terlalu tangguh untuk kami. Tapi menyenangkan tahu di mana level kami sebenarnya – laga ini membuktikannya.”

“Menyenangkan ketika kami mendapat cara untuk memahami bahwa kami harus berubah, baik secara perbuatan maupun pola pikir. Cuma itu satu-satunya cara,” tutup Tudor.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement