Hamburg – Ancaman Donald Trump untuk mencaplok Greenland memicu kemarahan di Eropa. Jerman kini secara serius mempertimbangkan seruan boikot terhadap Piala Dunia 2026 sebagai respons atas niat kontroversial tersebut.
Seruan Boikot dari Petinggi Sepak Bola Jerman
Oke Gottlich, Presiden klub sepak bola St. Pauli sekaligus salah satu wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), mendesak agar pembahasan mengenai boikot Piala Dunia 2026 segera dilakukan. Gottlich membandingkan situasi ini dengan boikot Olimpiade pada era 1980-an.
“Apa pembenaran untuk boikot Olimpiade pada tahun 1980-an?” ujar Gottlich, mengutip ESPN. “Dengan perhitungan saya, potensi ancamannya lebih besar sekarang daripada saat itu. Kita harus segera melakukan diskusi ini.”
Politisi Jerman Ikut Desak Boikot
Seruan serupa juga datang dari politisi Jerman, Juergen Hardt. Ia berharap boikot Piala Dunia 2026 dapat membuat Donald Trump jera atas niatnya mengambil alih Greenland dari Denmark.
“Menarik diri dari turnamen, bagaimanapun, hanya akan dipertimbangkan sebagai pilihan terakhir untuk membuat Trump menyadari pentingnya masalah Greenland,” kata Hardt, seperti dilansir Sportbible.
Latar Belakang Niat Trump Menguasai Greenland
Niat Donald Trump untuk menguasai Greenland bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, ia dikabarkan juga membidik Venezuela. Trump secara terbuka menyatakan kesiapannya mengerahkan kekuatan militer untuk merebut Greenland dari Denmark.
Lebih lanjut, Trump juga mengancam akan memberlakukan tarif pajak yang lebih tinggi bagi negara-negara yang menentang rencananya mencaplok Greenland. Tindakan ini dikhawatirkan dapat merusak hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa.
Menanggapi manuver Trump, Uni Eropa mulai menunjukkan sikap waspada. Denmark sendiri telah mengambil langkah antisipasi dengan mengirimkan pasukan ke Greenland untuk mengamankan wilayahnya.
Sumber: 90Menit.ID






